Turnamen Domino Tanjungpinang digelar di kawasan Taman Jalan Bandara pada Minggu malam, 25 Januari 2026. Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah bersama Wakil Wali Kota Raja Ariza hadir langsung untuk menutup kegiatan sekaligus menyerahkan trofi kepada para pemenang. Penyelenggara kegiatan ini adalah komunitas MANTAB Kepri yang mengemas pertandingan sebagai ajang silaturahmi dan adu strategi positif.
Momen penyerahan trofi menjadi simbol dukungan pemerintah daerah terhadap kegiatan masyarakat yang bersifat inklusif. Lis menyampaikan apresiasi kepada panitia dan peserta karena menjaga suasana pertandingan tetap kondusif dan penuh kekeluargaan. Ia juga mengingatkan bahwa kompetisi akan lebih bermakna ketika sportivitas dan etika bertanding dijaga sejak awal hingga akhir.
Dalam penutupan tersebut, sejumlah pejabat turut mendampingi, antara lain Sekretaris Daerah Zulhidayat dan Asisten Administrasi Umum Augus Raja Uggul. Unsur FKPD juga terlihat hadir untuk memantau jalannya kegiatan. Kehadiran lintas unsur ini memperkuat pesan bahwa ruang-ruang kebersamaan di tengah warga perlu dirawat melalui kegiatan yang tertib dan bermanfaat.
Pemenang Dibagi Lima Kategori dan Terima Piagam
Pada sesi penyerahan penghargaan, panitia membagi pemenang ke dalam lima kategori, yakni Juara I, Juara II, Juara III, Juara IV, serta Juara Poll. Selain trofi, Juara I hingga Juara IV juga menerima piagam penghargaan sebagai apresiasi atas prestasi dan sportivitas peserta selama pertandingan. Pembagian ini memberi ruang bagi lebih banyak pasangan pemain untuk tampil dan diakui. Dalam Turnamen Domino Tanjungpinang, skema kategori membuat kompetisi terasa lebih tertata dari awal hingga penutupan kegiatan.
Penutupan berlangsung tertib, dengan peserta dan penonton menjaga suasana kekeluargaan di area kegiatan. Panitia mengumumkan pemenang secara berurutan, lalu hadiah diserahkan langsung oleh wali kota dan wakil wali kota sebagai simbol dukungan. Kehadiran pimpinan daerah menegaskan dukungan terhadap kegiatan positif yang mempererat hubungan sosial lintas kalangan. Bagi peserta, momen penyerahan piala menjadi penanda kerja sama tim yang mereka bangun di setiap putaran secara fair.
Panitia menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah kota dan unsur FKPD yang hadir memantau acara. Mereka menilai dukungan tersebut memperkuat kepercayaan publik bahwa kegiatan hobi bisa menjadi wadah edukatif dan rekreatif yang sehat. Turnamen Domino Tanjungpinang dinilai efektif mendorong komunikasi antarwarga tanpa memicu persaingan yang keras. Ke depan, penyelenggara berharap agenda serupa rutin digelar agar ruang publik tetap hidup dan ramah bagi semua usia.
Lis menegaskan permainan domino tidak semata soal keberuntungan, tetapi memerlukan keterampilan, perhitungan, serta strategi membaca permainan secara tepat. Ia menilai kemampuan mengatur langkah dan bekerja sama dengan pasangan menjadi kunci agar pertandingan berlangsung adil dan menarik di setiap putaran pertandingan. Pesan ini disampaikan untuk menegaskan bahwa Turnamen Domino Tanjungpinang memiliki nilai pembelajaran di balik kompetisi. Menurutnya, pemain juga dilatih disiplin, ketelitian, dan pengendalian emosi dalam situasi kompetitif.
Baca juga : Ziarah Makam Pejuang Buka Hari Jadi Ke-242 Tanjungpinang
Menurut Lis, nilai-nilai itu relevan dalam kehidupan bermasyarakat, terutama ketika warga perlu berkomunikasi, bersabar, dan mengambil keputusan bersama. Ia mengajak masyarakat mendukung kegiatan yang inklusif sekaligus menghadirkan hiburan yang sehat bagi keluarga di ruang publik. Pemerintah kota, kata Lis, terbuka terhadap aktivitas komunitas yang menjaga ketertiban dan memberi dampak sosial. Ia berharap turnamen menjadi sarana mempererat silaturahmi antarwarga serta memperkuat hubungan masyarakat dengan pemerintah daerah.
Ketua MANTAB Kepri Hajarullah menilai pesan wali kota sejalan dengan filosofi yang ingin ditanamkan melalui turnamen. Ia menyebut Turnamen Domino Tanjungpinang tidak berhenti pada menang dan kalah, tetapi menumbuhkan strategi, kerja sama, serta jejaring silaturahmi. Panitia mengapresiasi kehadiran wali kota dan wakil wali kota yang memberi motivasi bagi peserta dan relawan. Mereka berharap kompetisi tetap kondusif dan penuh kekeluargaan, sekaligus menjadi agenda yang bermanfaat bagi warga secara berkelanjutan.






