Target Wisman Tanjungpinang Melorot, 2025 Hanya 62 Ribu

Target Wisman Tanjungpinang pada 2025 belum memenuhi sasaran yang ditetapkan pemerintah daerah. Catatan kunjungan wisatawan mancanegara berada di kisaran 62 ribu orang, jauh dari target 100 ribu. Kondisi tersebut menegaskan bahwa arus wisata lintas batas masih sensitif terhadap daya beli dan agenda perjalanan. Di sisi lain, sektor pelabuhan dan pelaku usaha menilai pergerakan akhir tahun tetap memberi napas bagi layanan transportasi laut.

Dinas terkait menyebut capaian itu tetap lebih baik dibanding tahun sebelumnya, ketika jumlah kunjungan berada di kisaran 55 ribu. Mayoritas tamu datang dari Malaysia dan Singapura, dengan ketertarikan pada wisata budaya, religi, dan kuliner. Pulau Penyengat, Sei Carang, dan kawasan Senggarang masih menjadi magnet yang mudah dijangkau dalam perjalanan singkat. Pemko menyiapkan evaluasi agar Target Wisman Tanjungpinang bisa dikejar kembali pada 2026 melalui promosi yang lebih terukur.

Pelaku hotel memantau pemesanan awal Januari. UMKM berharap belanja oleh-oleh naik. Pemerintah menekankan layanan ramah di titik kedatangan dan keberangkatan.

Faktor Ekonomi dan Minim Event Jadi Sorotan

Sejumlah faktor dinilai membuat Target Wisman Tanjungpinang sulit menembus 100 ribu dalam satu tahun. Pertama, kondisi ekonomi di kawasan turut memengaruhi frekuensi perjalanan singkat, terutama untuk wisata akhir pekan. Kedua, pilihan agenda bertaraf besar belum merata sepanjang tahun sehingga lonjakan kunjungan cenderung musiman. Ketika tidak ada event pemikat, wisatawan lebih memilih rute yang menawarkan paket hiburan lengkap dan promo agresif.

Di lapangan, pelaku usaha mencatat minat utama tamu masih berputar pada wisata budaya dan religi, yang durasi tinggalnya relatif singkat. Kunjungan sehari membuat belanja terbatas pada kuliner, suvenir, dan transportasi lokal. Jika destinasi baru dan aktivitas malam tidak banyak, wisatawan cepat kembali ke pelabuhan untuk melanjutkan perjalanan. Situasi ini membuat tingkat hunian hotel dan perputaran UMKM tidak selalu stabil di luar musim liburan.

Pemerintah daerah menilai promosi digital perlu lebih konsisten, termasuk menonjolkan kalender acara, rute transportasi, serta rekomendasi perjalanan dua hingga tiga hari. Kolaborasi dengan operator kapal dan agen wisata di Singapura serta Malaysia juga dianggap penting agar paket lintas batas lebih mudah dibeli. Selain itu, penataan area publik, kebersihan, dan kepastian tarif jasa harus dijaga agar pengalaman wisata terasa aman. Langkah-langkah itu diharapkan memperkuat Target Wisman Tanjungpinang melalui kenaikan durasi tinggal dan kunjungan berulang pada semester pertama.

Untuk 2026, dinas pariwisata menyiapkan dorongan event agar arus wisata tidak menumpuk pada momen libur saja. Rencana kegiatan seperti lomba perahu naga dan festival budaya diarahkan menjadi jangkar kunjungan. Agenda dibuat berantai di beberapa titik, dari kawasan tepi laut hingga sentra kuliner, supaya wisatawan punya pilihan aktivitas lebih panjang. Pemerintah membuka peluang kerja sama sponsor agar event berkelanjutan dan tidak bergantung pada satu sumber anggaran.

Baca juga : Wisman Swiss Tanjungpinang Pulang Via Sri Bintan Pura

Di level layanan, perbaikan difokuskan pada pengalaman turun dari ferry, termasuk informasi dwibahasa, penunjuk arah, dan koneksi transportasi. Pelaku usaha didorong menyusun paket dua hari satu malam yang menggabungkan Pulau Penyengat, kampung tua, dan tur kuliner. Langkah ini menambah durasi tinggal, karena belanja dan okupansi hotel naik saat wisatawan tidak hanya singgah. Pemerintah meminta kepastian harga jasa, kebersihan, dan keamanan dijaga agar ulasan wisatawan positif.

Pemkot juga menyiapkan promosi terpadu pada awal 2026 dengan operator kapal, agen perjalanan, dan komunitas wisata di negara tetangga. Materi promosi akan menekankan kemudahan rute, kalender acara, serta pengalaman budaya Melayu yang otentik. Di saat yang sama, data kunjungan 2025 dijadikan dasar evaluasi untuk menentukan bulan-bulan yang butuh intervensi promosi lebih kuat. Dengan strategi itu, Target Wisman Tanjungpinang diharapkan kembali mendekati sasaran melalui kunjungan yang lebih merata sepanjang tahun.

Related Posts

Pengawasan Kearsipan Kategori A Diraih Pemko Tanjungpinang

Pengawasan Kearsipan Kategori A menjadi kabar penutup tahun bagi Pemerintah Kota Tanjungpinang setelah hasil pengawasan kearsipan 2025 diumumkan. Predikat itu menempatkan kinerja pengelolaan arsip daerah pada level memuaskan dan memperkuat…

Kedatangan Wisman 2026 Disambut Meriah di Sri Bintan Pura

Kedatangan Wisman 2026 mengawali tahun baru di Tanjungpinang dengan kedatangan rombongan wisatawan mancanegara melalui jalur laut. Sebanyak 250 penumpang tiba di Pelabuhan Sri Bintan Pura pada Kamis siang, bertepatan dengan…

You Missed

Pengawasan Kearsipan Kategori A Diraih Pemko Tanjungpinang

Pengawasan Kearsipan Kategori A Diraih Pemko Tanjungpinang

Target Wisman Tanjungpinang Melorot, 2025 Hanya 62 Ribu

Target Wisman Tanjungpinang Melorot, 2025 Hanya 62 Ribu

Kedatangan Wisman 2026 Disambut Meriah di Sri Bintan Pura

Kedatangan Wisman 2026 Disambut Meriah di Sri Bintan Pura

Solusi Hijau Kekeringan Dorong Hemat Air Tanjungpinang

Solusi Hijau Kekeringan Dorong Hemat Air Tanjungpinang

Apel Pengamanan Tahun Baru Polresta Jaga Tanjungpinang

Apel Pengamanan Tahun Baru Polresta Jaga Tanjungpinang

Wisman Swiss Tanjungpinang Pulang Via Sri Bintan Pura

Wisman Swiss Tanjungpinang Pulang Via Sri Bintan Pura