Program Siswa Mengaji Perkuat Soft Skill Siswa Tanjungpinang

Program Siswa Mengaji mulai digencarkan di sekolah-sekolah Tanjungpinang sebagai pembiasaan sebelum belajar untuk membangun karakter dan kebiasaan positif. Dinas terkait menilai kegiatan ini membantu kesehatan siswa lebih disiplin, tenang, dan siap menerima materi pelajaran. Sejumlah guru menyebut suasana kelas lebih tertib ketika rutinitas pagi berjalan konsisten.

Pelaksanaan program dilakukan dengan penyesuaian jadwal sekolah, termasuk pendampingan guru dan koordinasi dengan orang tua. Siswa diajak memanfaatkan waktu singkat untuk membaca dan memahami bacaan, lalu ditutup dengan doa bersama sesuai keyakinan masing-masing. Tujuannya bukan hanya kemampuan membaca, tetapi juga melatih fokus dan tanggung jawab harian. Guru juga mencatat sebagian siswa lebih percaya diri saat diminta tampil membaca di depan teman.

Pemko mendorong sekolah menjaga pendekatan yang inklusif dan edukatif, sekaligus memastikan kegiatan tidak mengganggu jam pembelajaran inti. Pihak sekolah menyiapkan ruang, tata tertib, dan pengawasan agar kegiatan berjalan nyaman dan aman. Evaluasi berkala akan dilakukan untuk melihat dampaknya terhadap sikap belajar dan perilaku siswa.

Kebiasaan Pagi yang Menumbuhkan Disiplin dan Percaya Diri

Di banyak sekolah, kegiatan mengaji diposisikan sebagai latihan rutinitas yang menumbuhkan kedisiplinan dan manajemen waktu. Siswa datang lebih tepat, menyiapkan buku, dan mengikuti alur kegiatan tanpa banyak pengulangan instruksi. Pola ini dinilai membantu anak membangun kebiasaan belajar yang lebih stabil dari hari ke hari. Kepala sekolah menekankan konsistensi agar kebiasaan itu terbawa sampai di rumah dan lingkungan bermain.

Dalam praktiknya, Program Siswa Mengaji juga melatih fokus, kontrol emosi, dan etika berinteraksi di kelas. Anak belajar menunggu giliran, mendengarkan teman membaca, serta menerima koreksi guru dengan sikap terbuka. Bagi sebagian siswa, latihan membaca di depan kelompok kecil menjadi ruang membangun keberanian berbicara dan rasa percaya diri. Saat Program Siswa Mengaji berlangsung, guru biasanya memberi umpan balik singkat agar anak tahu target yang harus diperbaiki.

Guru bimbingan konseling melihat manfaat lain pada kemampuan bekerja sama, karena kelas biasanya dibagi dalam kelompok pendampingan. Saat ada teman yang tertinggal, siswa lain didorong membantu dengan cara yang sopan, bukan mengejek. Sekolah juga mengingatkan agar kegiatan tetap ramah bagi semua, sehingga suasana aman dan saling menghormati tetap terjaga. Kebiasaan saling membantu ini diharapkan ikut menekan perilaku perundungan dan membangun empati sejak dini di kelas maupun di luar sekolah setiap hari saat bergaul dengan teman sebaya lain.

Pemko mendorong sekolah menyiapkan mekanisme pelaksanaan yang jelas, mulai dari pembagian waktu, pendamping, hingga tata tertib agar kegiatan berjalan tertib. Pengawasan diperlukan untuk memastikan siswa tidak merasa tertekan dan kegiatan tetap bernuansa pembinaan, bukan hukuman. Sekolah juga diimbau menata komunikasi dengan orang tua agar pendampingan di rumah sejalan dengan pembiasaan di sekolah, terutama pada pekan dan libur ketika rutinitas anak mudah berubah karena cuaca dan kegiatan keluarga.

Baca juga : Pemko Tanjungpinang Gelar Cek Kesehatan Gratis Pelajar

Untuk menjaga pemerataan, Program Siswa Mengaji diterapkan dengan pendekatan yang fleksibel sesuai jenjang dan kemampuan siswa. Bagi siswa yang masih tahap awal, guru memberi target bertahap dan menyediakan sesi pendampingan singkat setelah jam belajar. Sementara itu, siswa yang sudah lancar dapat dilibatkan membantu teman, sehingga keterampilan kepemimpinan dan kerja sama ikut terasah. Orang tua diminta memberi dukungan sederhana, seperti menyediakan waktu latihan dan memantau kebiasaan gawai pada malam hari.

Evaluasi program dilakukan melalui catatan kehadiran, observasi perilaku, serta umpan balik wali kelas mengenai perubahan kebiasaan belajar. Indikator yang dicermati mencakup ketepatan waktu, kemampuan mengatur emosi, dan keberanian bertanya di kelas. Jika hasilnya positif, sekolah berencana memperluas kegiatan literasi dan karakter yang sejalan dengan program tersebut. Dengan evaluasi rutin, Program Siswa Mengaji diharapkan memberi dampak yang terukur bagi kualitas belajar dan hubungan sosial siswa.

Related Posts

Rajab Sambut Ramadan Dorong Umat Siap Menuju Puasa

Rajab Sambut Ramadan menjadi pengingat Menteri Agama RI Nasaruddin Umar agar umat menata ibadah sejak dini. Pesan itu disampaikan dalam tausiyah yang menekankan Rajab sebagai fase pemanasan sebelum Ramadan. Pemerintah…

Sinergi Pemko Puspenerbal Saat Lepas Danwing Udara I

Sinergi Pemko Puspenerbal disorot saat Pemko Tanjungpinang menggelar pengantar tugas Komandan Wing Udara I Puspenerbal, Kolonel Laut (P) Anang Adhi Purwonugroho. Kegiatan digelar di Aula Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, Kantor…

You Missed

Rajab Sambut Ramadan Dorong Umat Siap Menuju Puasa

Rajab Sambut Ramadan Dorong Umat Siap Menuju Puasa

Program Siswa Mengaji Perkuat Soft Skill Siswa Tanjungpinang

Program Siswa Mengaji Perkuat Soft Skill Siswa Tanjungpinang

Sinergi Pemko Puspenerbal Saat Lepas Danwing Udara I

Sinergi Pemko Puspenerbal Saat Lepas Danwing Udara I

Manajemen Talenta ASN Kepri Diperkuat Saat Kunker BKN

Manajemen Talenta ASN Kepri Diperkuat Saat Kunker BKN

Tabrakan Simpang Pamedan Picu Macet Siang Tanjungpinang

Tabrakan Simpang Pamedan Picu Macet Siang Tanjungpinang

Warisan Sejarah Tanjungpinang Dari Perang Riau Hingga Kini

Warisan Sejarah Tanjungpinang Dari Perang Riau Hingga Kini