Polisi atasi aksi foto tengah jalan di Tanjungpinang

aksi foto tengah jalan oleh sekelompok remaja di beberapa ruas utama Tanjungpinang memicu kekhawatiran keselamatan. Aksi itu dilakukan pada malam hari saat arus lalu lintas relatif lengang, lalu diunggah ke media sosial demi konten. Polisi menegaskan perilaku tersebut berbahaya karena visibilitas rendah dan kendaraan bisa melintas tiba-tiba, sehingga risiko kecelakaan meningkat.

Menjawab viralnya video, Satlantas menyiapkan langkah cepat: menambah patroli di titik rawan, membubarkan kerumunan yang berpotensi membahayakan, dan melakukan pendataan edukatif. Sekolah, karang taruna, serta pengurus RT diminta mengingatkan remaja agar tidak menempatkan diri di jalur kendaraan. Orang tua juga dihimbau aktif mengawasi jam keluar rumah anak, terutama pada malam akhir pekan. Aparat menyebut fokus utamanya pencegahan, bukan penindakan, namun opsi sanksi tetap terbuka jika pelanggaran lalu lintas berulang dan membahayakan pengguna jalan lain.

Kronologi tren dan langkah cepat polisi

Fenomena bermula dari unggahan pendek yang memperlihatkan sekelompok remaja berdiri hingga berbaring di badan jalan, lalu berpose saat teman memotret. Lokasi yang ramai dibicarakan antara lain ruas yang relatif lurus dan minim penerangan. Setelah konten menyebar, masyarakat melapor karena khawatir akan keselamatan pengguna jalan. Menindaklanjuti laporan, petugas melakukan patroli gabungan, menyisir titik-titik tersebut pada jam rawan, dan memberi teguran di tempat. Selain patroli, polisi menandai area berisiko dengan rambu sementara serta meningkatkan penerangan bekerja sama dengan dinas terkait.

Satlantas juga menyusun materi sosialisasi untuk sekolah menengah: simulasi bahaya blind spot, latihan menyeberang aman, dan etika berlalu lintas bagi pejalan kaki. Kegiatan ini dipadukan dengan literasi digital—mengenalkan konsekuensi hukum dan risiko kesehatan dari konten ekstrem. Dalam setiap pertemuan, petugas mengingatkan bahwa mencari perhatian publik tak harus mengorbankan nyawa. Di titik ini, aparat menekankan bahwa aksi foto tengah jalan bukan ekspresi kreativitas, melainkan pelanggaran yang melemahkan budaya keselamatan di ruang publik.

Baca juga : Polisi Ungkap Fakta Awal Pria Tewas di Kontrakan Tanjungpinang

Pencegahan jangka panjang menuntut kolaborasi. Pemerintah daerah menggandeng komunitas pemuda, pengurus masjid, dan kelompok hobi fotografi untuk memindahkan minat berkreasi ke ruang aman—misalnya area car-free day atau taman kota yang memiliki pengawasan. Sekolah dan orang tua disarankan membuat “kontrak keselamatan” sederhana: jam pulang, larangan aktivitas berisiko, dan kewajiban melapor lokasi ketika keluar malam. Platform media sosial lokal ikut didorong menayangkan panduan membuat konten yang aman tanpa meniru perilaku berbahaya.

Meski pendekatan utama edukatif, penegakan aturan tetap disiapkan. Pelanggaran yang menghalangi arus lalu lintas, melakukan tindakan membahayakan, atau mengabaikan peringatan petugas, dapat dikenai sanksi sesuai UU LLAJ. Dokumentasi kejadian membantu pembuktian bila dibutuhkan proses hukum. Masyarakat diminta aktif melapor melalui kanal resmi ketika melihat perilaku berisiko. Dengan kombinasi patroli, sosialisasi, dan partisipasi warga, diharapkan budaya tertib kembali menguat. Pada akhirnya, menekan dorongan membuat konten berbahaya lebih efektif dilakukan dengan menyediakan alternatif ruang ekspresi yang aman, bukan memaklumi aksi foto tengah jalan yang jelas mengancam nyawa.

Related Posts

Gaia Ballroom Tanjungpinang Dorong Wisata MICE 2026

Gaia Ballroom Tanjungpinang menjadi sorotan setelah SekDa Zulhidayat, menyatakan dukungan pemanfaatan fasilitas tersebut untuk memperkuat wisata dan agenda daerah. Dukungan itu disampaikan dalam kegiatan gathering serta perkenalan ballroom di Nite…

Komunitas Honda Stylo160 Resmi Mengaspal di Tanjungpinang

Komunitas Honda Stylo160 di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, mulai menegaskan eksistensinya lewat kegiatan city rolling yang dikemas santai namun terarah. Agenda yang digelar PT Capella Dinamik Nusantara (Capella Honda) ini mempertemukan…

You Missed

Gaia Ballroom Tanjungpinang Dorong Wisata MICE 2026

Gaia Ballroom Tanjungpinang Dorong Wisata MICE 2026

Komunitas Honda Stylo160 Resmi Mengaspal di Tanjungpinang

Komunitas Honda Stylo160 Resmi Mengaspal di Tanjungpinang

Ranperda pangan industri Tanjungpinang dipercepat 2026

Ranperda pangan industri Tanjungpinang dipercepat 2026

Turnamen Domino Lanudal Meriah Di Tanjungpinang Resmi

Turnamen Domino Lanudal Meriah Di Tanjungpinang Resmi

Musrenbang Kelurahan Tanjungpinang dimulai di Bukit

Musrenbang Kelurahan Tanjungpinang dimulai di Bukit

Gubernur minta Garuda layani Tanjungpinang terus

Gubernur minta Garuda layani Tanjungpinang terus