
Komunitas Honda Stylo160 di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, mulai menegaskan eksistensinya lewat kegiatan city rolling yang dikemas santai namun terarah. Agenda yang digelar PT Capella Dinamik Nusantara (Capella Honda) ini mempertemukan pengguna Stylo160 dari berbagai titik di Kepulauan Riau untuk saling kenal, berbagi pengalaman, dan membangun etika berkendara aman. Acara ini juga menjadi ruang silaturahmi antar pengguna langsung. Kehadiran dealer juga memberi dukungan aktivitas positif.
Titik kumpul dipusatkan di D’Green City Tanjung Pinang pada Sabtu, 31 Januari 2026. Setelah registrasi, peserta menerima pengarahan keselamatan berkendara sebagai bagian dari kampanye #Cari_Aman, sebelum konvoi memasuki rute perkotaan. Panitia menekankan disiplin formasi, kelengkapan perlengkapan, serta kepatuhan terhadap rambu dan batas kecepatan.
Usai rolling, peserta melanjutkan sesi interaksi di Cafe Ruang Langit. Selain games dan makan bersama, ada diskusi komunitas bersama Honda Community ID (HCID) untuk memetakan kebutuhan anggota baru dan rencana kegiatan jangka pendek. Kegiatan ditutup dengan foto bersama.
Rolling City dan Edukasi #Cari_Aman
Rangkaian acara dibuka dengan briefing teknis oleh Pulihanafiah Harahap selaku PIC Community Capella. Ia mengingatkan pentingnya prediksi bahaya di jalan, menjaga jarak aman, dan tidak memaksakan kecepatan saat rombongan melewati titik padat lalu lintas. Pesan keselamatan ini juga diarahkan agar peserta menjadi contoh bagi pengendara lain di pusat kota, mulai dari penggunaan helm yang layak, lampu sein yang tepat, sampai etika berhenti di lampu merah.
Rute city rolling dipilih melewati sejumlah ruas utama agar peserta merasakan karakter jalan Tanjungpinang yang bervariasi, dari jalur ramai hingga area dengan banyak persimpangan. Bagi Komunitas Honda Stylo160, pola konvoi tertib menjadi standar utama. Di setiap pemberhentian, marshal memastikan barisan tetap rapi dan tidak mengganggu pengguna jalan lain. Mereka juga menerapkan komunikasi sederhana melalui hand signal untuk menjaga jarak antar motor dan meminimalkan manuver mendadak.
Di lokasi akhir, Komunitas Honda Stylo160 memanfaatkan momentum untuk memperluas jejaring pertemanan. Sesi sharing mencakup tips perawatan harian, pemilihan perlengkapan berkendara, hingga etika berkomunikasi di grup komunitas agar koordinasi rolling berikutnya lebih efektif. HCID mendorong peserta mulai menyusun agenda kopi darat rutin dan kanal informasi resmi.
Sales Manager Capella Honda, Duri Yanto, menyebut kegiatan ini sebagai bentuk apresiasi sekaligus pijakan pembentukan “Stylo Squad” di Tanjungpinang. “Kami ingin wadahnya tumbuh solid, tapi tetap mengutamakan keselamatan,” ujarnya. Menurutnya, ketika ruang temu rutin tersedia, solidaritas anggota dapat tumbuh tanpa mengabaikan aspek keselamatan. Ia juga menilai aktivitas komunitas berpotensi menjadi kanal edukasi berkendara yang konsisten.
Baca juga : Gelar Adat Ketua MPR Diapresiasi Wali Kota Lis
Sebagian peserta menilai format acara tidak monoton. Didie, salah satu rider, menyebut kegiatannya variatif karena tidak hanya konvoi, tetapi juga ada permainan, diskusi, dan sesi foto bersama. “Rasanya bukan kumpul biasa, lebih terarah,” katanya. Komunitas Honda Stylo160 dinilai cocok bagi pengguna yang ingin menyalurkan hobi sekaligus menambah relasi di sela rutinitas.
Ke depan, panitia mendorong agenda yang lebih terstruktur, mulai dari pelatihan safety riding, bakti sosial, hingga touring jarak menengah. Struktur kepengurusan serta aturan rolling akan diperjelas agar koordinasi makin rapi. Dengan komunikasi yang sehat, Komunitas Honda Stylo160 diharapkan menjadi wadah gaya hidup yang bertanggung jawab di jalan raya.






