
Cuaca Stabil Tanjungpinang mulai terasa dalam beberapa hari terakhir setelah periode hujan lebat, angin kencang, dan rob yang sempat mengganggu aktivitas warga pesisir. Stasiun Meteorologi Raja Haji Fisabilillah menyebut situasi kini lebih tenang, meski dinamika cuaca masih bisa berubah cepat. Pemantauan lapangan menunjukkan langit lebih sering cerah berawan hingga berawan, terutama pada jam-jam produktif warga.
Menurut pengamatan BMKG setempat, kondisi ekstrem sebelumnya dipicu kombinasi hujan berintensitas tinggi dan hembusan angin yang datang bersamaan. Dampaknya terasa pada mobilitas, jadwal pelayaran, hingga kegiatan ekonomi di tepi pantai. Pada fase transisi ini, masyarakat diminta tetap menyiapkan langkah antisipasi sederhana saat cuaca berubah mendadak.
Pemerintah kota melalui perangkat terkait menegaskan informasi cuaca yang akurat menjadi kunci keselamatan, terutama bagi pekerja luar ruang dan pelaku transportasi. Warga disarankan memantau peringatan dini resmi sebelum berangkat, serta menyesuaikan rencana bila awan gelap mulai terbentuk. Koordinasi dengan BPBD juga terus dilakukan agar mitigasi risiko hidrometeorologi berjalan cepat.
BMKG Paparkan Prakiraan dan Potensi Awan Hujan Lokal
BMKG menjelaskan pola beberapa hari ke depan lebih banyak dipengaruhi faktor skala lokal yang membuat cuaca terasa stabil di pusat kota dan kawasan permukiman. Kelembapan udara yang relatif basah, suhu muka laut yang masih hangat di sekitar Pulau Bintan, serta labilitas atmosfer ringan hingga sedang dapat memicu pembentukan awan hujan secara setempat. Dalam skenario seperti ini, Cuaca Stabil Tanjungpinang tetap mungkin diselingi hujan ringan yang muncul singkat, terutama pada siang hari.
Untuk periode 10 sampai 11 Januari 2026, prakiraan menunjukkan seluruh kecamatan, mulai Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang Barat, Tanjungpinang Timur, hingga Bukit Bestari, cenderung berada pada kondisi cerah berawan hingga berawan sepanjang hari. BMKG menilai peluang hujan signifikan relatif kecil, namun warga diminta memahami cuaca pesisir bisa berubah dalam hitungan jam setiap saat. Pelayaran tradisional dan aktivitas nelayan disarankan tetap menyesuaikan jadwal dengan kondisi angin, gelombang, arus permukaan, dan jarak pandang di perairan sekitar.
Perhatian khusus diberikan pada potensi kemunculan awan Cumulonimbus yang dapat memicu hujan tiba-tiba disertai petir atau kilat, serta angin kencang sesaat. Fenomena ini umumnya muncul saat pemanasan siang mencapai puncak dan dapat berlanjut hingga dini hari. Karena itu, Cuaca Stabil Tanjungpinang tidak boleh membuat lengah, terutama bagi warga yang berkegiatan di lapangan atau melintasi area terbuka.
Dinas Komunikasi dan Informatika Tanjungpinang mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan kewaspadaan, meski tren cuaca belakangan terasa lebih stabil. Bagi warga yang bekerja di lapangan, pengendara roda dua, hingga pelajar yang pulang sore, perubahan mendadak tetap berisiko, terutama ketika angin menguat atau petir mulai terdengar di kawasan perumahan, lapangan terbuka, maupun tepi pantai. Imbauan ini disampaikan agar Cuaca Stabil Tanjungpinang tidak menimbulkan rasa aman semu yang membuat orang menunda langkah perlindungan.
Baca juga : Gelombang Tinggi Kepri Diprediksi Hingga Maret 2026
Masyarakat diminta rutin mengikuti pembaruan prakiraan dan peringatan dini melalui kanal resmi BMKG, termasuk aplikasi InfoBMKG, media sosial, serta laman informasi cuaca. Informasi tersebut penting untuk merencanakan jam berangkat, memilih rute yang aman, dan menghindari area terbuka saat awan gelap cepat berkembang, terutama pada puncak pemanasan siang. Pengelola kegiatan luar ruang, seperti pasar sore atau agenda komunitas, juga disarankan menyiapkan rencana cadangan bila hujan lokal muncul tiba-tiba.
Pemkot melalui BPBD disebut terus berkoordinasi dengan BMKG secara berkala untuk menyebarkan informasi cuaca terkini dan memperkuat mitigasi bencana hidrometeorologi. Langkah antisipasi dapat dimulai dari hal sederhana, seperti membawa jas hujan, menutup perangkat listrik, memastikan saluran air di sekitar rumah tidak tersumbat, dan mengamankan barang di teras. Dengan kebiasaan itu, Cuaca Stabil Tanjungpinang tetap bisa dinikmati tanpa mengorbankan keselamatan dan kenyamanan warga.






