Arus Penumpang Pelindo Tanjungpinang Turun Nataru 2026

Arus Penumpang Pelindo di SPMT Branch Tanjungpinang mencapai 221.466 orang selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Pergerakan penumpang dihitung sejak 10 Desember 2025 hingga 9 Januari 2026, atau H minus 15 sampai H plus 15, saat aktivitas pelabuhan meningkat. Pada rentang itu, petugas menyiagakan posko layanan untuk memantau kepadatan dan kebutuhan penumpang.

Layanan arus mudik dan balik ini terutama bertumpu pada Terminal Penumpang Sri Bintan Pura di Tanjungpinang serta Terminal Penumpang Kijang di Kabupaten Bintan. Pelindo menilai pengaturan alur kedatangan dan keberangkatan membantu mencegah antrean panjang di ruang tunggu maupun area naik kapal. Penambahan petugas informasi juga dilakukan agar pengguna jasa mendapatkan arahan.

Branch Manager Adyttia Dusmara menyebut operasional Nataru berlangsung aman dan lancar berkat kesiapan fasilitas serta koordinasi petugas lintas instansi. Meski demikian, capaian tahun ini turun dibanding Nataru sebelumnya yang tercatat 231.039 penumpang, sehingga evaluasi layanan tetap menjadi perhatian. Pelindo menekankan keselamatan dan kenyamanan menjadi prioritas.

Dua Terminal Jadi Tumpuan Layanan Nataru

Arus Penumpang Pelindo dipusatkan pada dua terminal penyeberangan di Pulau Bintan, yakni Sri Bintan Pura dan Kijang. Di Sri Bintan Pura, petugas mengatur jalur masuk, pemeriksaan tiket, dan ruang tunggu agar penumpang tidak menumpuk pada jam keberangkatan. Sistem pemanggilan naik kapal dibuat lebih teratur, sehingga penumpang bergerak bergelombang dan tidak berdesakan di pintu boarding. Pengelola menyiapkan papan informasi, petugas layanan, serta titik bantuan bagi lansia dan keluarga dengan anak kecil.

Sementara itu, Terminal Kijang melayani pergerakan penumpang dari dan menuju kabupaten, termasuk koneksi ke rute antarpulau. Pengaturan antrean dilakukan dengan pemisahan arus kedatangan dan keberangkatan, sehingga kendaraan pengantar tidak mengganggu akses pejalan kaki. Koordinasi dengan operator kapal dan agen tiket dipakai untuk menyesuaikan jadwal, terutama ketika cuaca berubah dan kapasitas kapal harus diatur ulang. Petugas gabungan ikut berpatroli memastikan ketertiban dan pemeriksaan keselamatan berjalan.

Pelindo menyebut kesiapan fasilitas terminal menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran, mulai dari kebersihan area publik hingga ketersediaan petugas keamanan. Arus Penumpang Pelindo dipantau lewat pelaporan rutin agar pergeseran puncak arus bisa cepat direspons. Evaluasi harian dipakai untuk menambah personel di titik padat, menertibkan arus masuk, dan memperbaiki layanan informasi serta akses difabel. Pelindo berkoordinasi dengan pemda untuk dukungan pengamanan tambahan di area terminal dan dermaga.

Arus Penumpang Pelindo pada periode Nataru menjadi bahan evaluasi menjelang angkutan Lebaran Idul Fitri yang biasanya lebih padat. Pengelola menilai pengalaman mengatur alur dan personel selama 10 Desember 2025 sampai 9 Januari 2026 dapat dipakai untuk menyusun skenario puncak arus berikutnya. Fokus evaluasi mencakup ketepatan informasi jadwal, kenyamanan ruang tunggu, serta kecepatan penanganan ketika cuaca berubah. Langkah itu juga menyasar Sri Bintan Pura dan Kijang agar kapasitas pelayanan seimbang pada musim puncak perjalanan.

Baca juga : Wisman Swiss Tanjungpinang Pulang Via Sri Bintan Pura

Selain memperkuat petugas di titik layanan, Pelindo menyiapkan perbaikan prosedur antrean dan koordinasi dengan operator kapal agar keberangkatan lebih disiplin. Penataan jalur kendaraan pengantar, keamanan, serta kebersihan terminal menjadi perhatian karena berdampak pada penumpang. Sistem informasi keberangkatan akan dibuat lebih mudah diakses lewat layar dan pengumuman suara di setiap zona terminal. Pelindo juga membuka ruang masukan dari pengguna jasa untuk memperbaiki layanan secara bertahap.

Ketua DPRD Tanjungpinang Agus Djurianto mengapresiasi operasional terminal yang dinilai terus meningkat dan mampu menjaga kelancaran arus Nataru. Ia mendorong pengelola mempertahankan standar pelayanan, terutama pada jam sibuk dan hari libur panjang. DPRD berharap koordinasi dengan aparat dan pemda terus dijaga untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada hari puncak. Dengan pembenahan berkelanjutan, Arus Penumpang Pelindo diharapkan tetap lancar dan aman pada agenda perjalanan berikutnya.

Related Posts

Isra Mikraj LAM Perkuat Ibadah Dan Akhlak Di Tanjungpinang

Isra Mikraj LAM menjadi momentum penguatan ibadah saat Lembaga Adat Melayu Kepulauan Riau Kota Tanjungpinang menggelar peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 H. Kegiatan berlangsung khidmat di Balairung LAM…

KKN UMRAH Pesisir Akselerasi Kemandirian Desa Kepri

KKN UMRAH Pesisir resmi mengirim 315 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Gelombang I 2026 ke desa-desa di Kabupaten Bintan. Pelepasan berlangsung di Kampus Dompak pada Selasa, 20 Januari 2026, dipimpin Rektor…

You Missed

Arus Penumpang Pelindo Tanjungpinang Turun Nataru 2026

Arus Penumpang Pelindo Tanjungpinang Turun Nataru 2026

Isra Mikraj LAM Perkuat Ibadah Dan Akhlak Di Tanjungpinang

Isra Mikraj LAM Perkuat Ibadah Dan Akhlak Di Tanjungpinang

KKN UMRAH Pesisir Akselerasi Kemandirian Desa Kepri

KKN UMRAH Pesisir Akselerasi Kemandirian Desa Kepri

Kasus Tidur Satreskrim Disorot GMNI Tanjungpinang Bintan

Kasus Tidur Satreskrim Disorot GMNI Tanjungpinang Bintan

Turnamen Domino Tanjungpinang Perkuat Silaturahmi Warga

Turnamen Domino Tanjungpinang Perkuat Silaturahmi Warga

Bukit Cermin Kelurahan Berprestasi Raih Juara 3 Nasional

Bukit Cermin Kelurahan Berprestasi Raih Juara 3 Nasional