Waspada Rob Supermoon Ancam Pesisir Bintan Tanjungpinang

Waspada Rob Supermoon menjadi perhatian warga pesisir setelah BMKG mengeluarkan peringatan dini banjir rob untuk Tanjungpinang dan Bintan. Potensi pasang maksimum diprakirakan muncul 1–8 Januari 2026, sehingga aktivitas di kawasan pantai diminta lebih waspada. Titik rawan berada di pelabuhan, permukiman pesisir, dan akses jalan rendah.

BMKG menjelaskan Waspada Rob Supermoon dipengaruhi fase perigee ketika posisi Bulan lebih dekat ke Bumi, disusul puncak bulan purnama. Kombinasi ini dapat menaikkan muka air laut pada jam tertentu, terutama bila angin dan gelombang menguat. Pemerintah daerah menyiagakan koordinasi lintas instansi agar informasi keselamatan pelayaran dan layanan publik cepat diteruskan.

Di Tanjungpinang, pesisir Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang Barat, dan Bukit Bestari diminta memantau pasang dan cuaca. Di Bintan, potensi genangan mengintai Bintan Utara, Teluk Sebong, dan Bintan Timur serta sekitarnya. Warga yang beraktivitas di tepi air diminta menjauh saat pasang mencapai puncak. Langkah seperti mengamankan barang, menata kendaraan, dan menyiapkan rute alternatif dilakukan sejak dini.

Perigee dan Supermoon Menguatkan Pasang Laut

Fenomena perigee terjadi saat Bulan berada pada jarak terdekat terhadap Bumi sehingga gaya tariknya sedikit lebih kuat. Ketika fase ini berdekatan dengan purnama, pengaruhnya dapat memperbesar rentang pasang surut dan menaikkan puncak pasang di zona pesisir rendah. Pada awal Januari 2026, perigee diperkirakan 2 Januari dan purnama supermoon menyusul 3 Januari, sementara pemantauan pasang dilakukan sepanjang 1–8 Januari. Puncak pasang dapat berbeda antar lokasi, sehingga jadwal aktivitas pelabuhan dan warga sebaiknya mengikuti pembaruan resmi setiap hari secara berkala.

Dalam situasi seperti ini, Waspada Rob Supermoon tidak hanya bergantung pada faktor astronomi, tetapi juga pada dinamika cuaca harian dan arah angin. Hujan lebat, angin kencang, petir, serta gelombang yang membesar dapat mempercepat genangan di titik rendah dan mendorong air masuk melalui saluran. Karena itu, pembaruan informasi pasang, tinggi gelombang, dan prakiraan cuaca harian menjadi kunci agar aktivitas masyarakat tetap aman dan terukur.

Operator kapal dan pelabuhan diminta menyesuaikan jadwal sandar, prosedur naik turun penumpang, serta pengamanan dermaga saat pasang meninggi. Nelayan dan pelaku perikanan darat disarankan mengecek tambatan perahu, keramba, serta peralatan di tepi air, termasuk menambah tali pengikat dan lampu penerangan. Jika genangan mulai muncul, Waspada Rob Supermoon perlu diterapkan dengan mengurangi aktivitas di bibir pantai dan mengutamakan keselamatan.

Ancaman utama banjir rob adalah gangguan aktivitas harian di kawasan pesisir, mulai dari lalu lintas, bongkar muat, hingga akses ke fasilitas publik. Genangan air laut dapat masuk ke halaman rumah, kios, dan area parkir, lalu menyisakan lumpur serta sampah yang mengganggu kebersihan. Pada waktu yang sama, risiko terpeleset, korsleting, kerusakan elektronik, dan gangguan mesin kendaraan meningkat bila air bertahan lama.

Baca juga : Cuaca Tahun Baru Anambas Berpotensi Hujan Gelombang Tinggi

Untuk warga, antisipasi bisa dimulai dengan meninggikan barang berharga, menutup celah pintu, serta menyiapkan pompa atau alat sederhana untuk mengalirkan air. Pengendara disarankan tidak memaksakan melintas di genangan yang arusnya kuat, menghindari parkir di tepi pantai, dan memilih jalur alternatif jika jalan pesisir mulai tertutup. Pantau rilis BMKG dan imbauan pemerintah setempat, terutama saat cuaca memburuk dan gelombang ikut meninggi. Warga di zona rendah dapat menyiapkan senter, baterai cadangan, dan karung pasir, serta menyimpan kontak darurat di ponsel untuk keadaan hujan deras.

Bagi pelaku usaha dan layanan pelabuhan, siapkan pengamanan kabel listrik, rambu sementara, serta petugas tambahan untuk mengatur arus penumpang. Koordinasi dengan operator kapal penting agar penundaan atau perubahan jadwal tidak memicu penumpukan di ruang tunggu dan area tangga dermaga. Dengan disiplin pencegahan dan komunikasi cepat, Waspada Rob Supermoon diharapkan menekan risiko kerugian dan menjaga aktivitas pesisir tetap terkendali.

Related Posts

Deadline Perpanjangan Izin Tinggal WNA Mulai 13 Juli

Deadline Perpanjangan Izin Tinggal WNA diberlakukan Ditjen Imigrasi mulai 13 Juli 2020 untuk menertibkan status keimigrasian pada masa adaptasi kebiasaan baru. Kebijakan ini menyasar warga negara asing yang masih berada…

Pengawasan Kearsipan Kategori A Diraih Pemko Tanjungpinang

Pengawasan Kearsipan Kategori A menjadi kabar penutup tahun bagi Pemerintah Kota Tanjungpinang setelah hasil pengawasan kearsipan 2025 diumumkan. Predikat itu menempatkan kinerja pengelolaan arsip daerah pada level memuaskan dan memperkuat…

You Missed

Deadline Perpanjangan Izin Tinggal WNA Mulai 13 Juli

Deadline Perpanjangan Izin Tinggal WNA Mulai 13 Juli

Waspada Rob Supermoon Ancam Pesisir Bintan Tanjungpinang

Waspada Rob Supermoon Ancam Pesisir Bintan Tanjungpinang

Pengawasan Kearsipan Kategori A Diraih Pemko Tanjungpinang

Pengawasan Kearsipan Kategori A Diraih Pemko Tanjungpinang

Target Wisman Tanjungpinang Melorot, 2025 Hanya 62 Ribu

Target Wisman Tanjungpinang Melorot, 2025 Hanya 62 Ribu

Kedatangan Wisman 2026 Disambut Meriah di Sri Bintan Pura

Kedatangan Wisman 2026 Disambut Meriah di Sri Bintan Pura

Solusi Hijau Kekeringan Dorong Hemat Air Tanjungpinang

Solusi Hijau Kekeringan Dorong Hemat Air Tanjungpinang