Kasat Narkoba:Ada Peredaran Narkoba Hubungi 085805316658

 

Tanjungpinang-Untuk memerangi peredaran narkoba di wilayah hukum Kota Tanjungpinang, Satuan Reserse Narkoba Polresta Tanjungpinang membuka layanan pengaduan informasi penyalahgunaan narkoba. Masyarakat sendiri bisa langsung menghubungi nomor layanan 24 jam  ke nomor Hp/WA 085805316658

Kasat Narkoba Polresta Tanjungpinang AKP Ronny Burungudju, mengatakan layanancall center ini dibuka untuk meminimalisir peredaran Narkoba di Kota Tanjungpinang .Masyarakat yang mengetahui informasi terkait narkoba dapat segera menghubungi nomor 085805316658 ini,” katanya , Jum,at (18/9/2020).

“Diharapkan masyarakat dapat membantu Polres Tanjungpinang dalam memberikan informasi terkait dugaan Tindak Pidana Narkoba yang terjadi di wilayah hukum Polres Tanjungpinang,”terangnya.

Lanjut AKP Ronny Burungudju, dimasa pandemi covid -19 ini ,selain harus pakai masker dan mematuhi protokol kesehatan, seharusnya juga tidak boleh mengkonsumsi narkoba secara ilegal. Karena efek narkoba bisa menurunkan imun tubuh dan menimbulkan berbagai penyakit penyerta yg beresiko tinggi jika terkena Covid 19.

Diketahui hasil penelitian Pusat Penelitian Masyarakat dan Budaya–LIPI Tahun 2019, tentang Survei Penyalahgunaan Narkoba Tahun 2019 menunjukkan bahwa angka prevalensi penyalahguna narkoba di Indonesia mencapai 1,80% atau sekitar 3.419.188 jiwa atau bisa dikatakan 180 dari 10.000 Penduduk Indonesia berumur 15 – 64 tahun terpapar memakai narkoba selama satu tahun terakhir. Narkoba yang paling banyak digunakan adalah shabu, ganja diikuti oleh ATS dan zat psikotropika lainnya dengan cara penggunaannya adalah disuntik, dirokok, dihirup, disuntik & dihirup, ditelan dan sublingual.

“Sedangkan hasil penelitian Riset Kesehatan Dampak Penyalahgunaan Narkotika Tahun 2019 di 6 Provinsi yang mempunyai tempat Rehabilitasi menunjukkan berbagai keluhan fisik yang oleh responden dianggap terkait dengan pemakain zat yang disalahgunakan, terutama keluhan sehubungan dengan infeksi rongga mulut (59,5%), gangguan pernafasan (52,8%), gangguan kulit (24,1%), dan overdosis (14,1%),”ucapnya

“Dampak fisik lainnya yang mereka alami adalah pusing-pusing hebat (73%), gangguan gigi (64,1%) dan gangguan rongga mulut (60,1%) merupakan keluhan yang paling sering dikemukakan dengan variasi frekuensi kejadian gangguannya.
selain itu, responden juga menyebutkan dampak jangka panjang dari penyalahgunaan zat seperti gangguan kejiwaan (13,1%), penyakit menular seksual sebanyak (6,8%), hepatitis C sebanyak (5,8%), penyakit TBC (3,0%), sirosis hati (1,5%), AIDS (2,7%) stroke (0,8%), kebocoran katup jantung (0,2%), dan penyakit lain-lain (14,6%),”tutup Kasat.(M.HOLUL)

 

Redaksi

About the Author: Redaksi

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *