Pilkada Serentak 2020,Menantu Jokowi Dijagokan di Medan

Pasangan Bobby Nasution dan Kahiyang Ayu menari adat saat Mandailing atau manortor saat penabalan marga Siregar terhadap putri Presiden Jokowi tersebut. ( Foto: Suara Pembaruan / Arnold Sianturi )
Medan, Beritasatu.com – Nama Bobby Afif Nasution paling hangat dibahas sebagai calon yang layak diusung maju dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut). Menantu Presiden Joko Widodo ini dianggap mewakili generasi milenial dan dipastikan mampu mengalahkan suara petahana, Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin maupun Wakil Wali Kota, Akhyar Nasution.

Pembahasan tentang suami Kahiyang Ayu, putri kesayangan Presiden Jokowi ini menjadi pertimbangan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sumut, Fuad Ginting, Pelaksana tugas Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sumut, Ahmad Doli Kurnia Tanjung dan Ketua Komisi D Fraksi PDIP di DPRD Sumut, Sutrisno Pangaribuan.

“Generasi muda yang lebih energik dan berintegritas sudah saatnya untuk memimpin. Bobby Nasution merupakan jalan keluar akibat kebuntuan regenerasi tokoh di daerah ini. PSI menyatakan siap mendukung dan mengusung jika Bobby mau maju dalam kontestasi pemilihan kepala daerah di Medan,” ujar Ketua DPD PSI Sumut, Fuad Ginting di Medan, Sumatera Utara, baru – baru ini.

Fuad mengatakan, banyak anak muda yang berprestasi dan kreatif di Sumut. Sayangnya, pemimpinnya tidak memahami potensi anak muda, sehingga potensi itu menjadi percuma.

Oleh karena itu, Bobby merupakan sebuah jawaban untuk memimpin Kota Medan. Bobby berasal dari keluarga terhormat. Masyarakat dipastikan memberikan dukungan untuk calon pemimpin tersebut.

Saat acara syukuran atas terpilihnya pasangan Jokowi – Ma’ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2019 – 2024 di Hotel Santika Dyandra, Minggu (28/7/2019) kemarin, Bobby Nasution mengaku belum memantapkan pilihan untuk maju dalam pemilihan Wali Kota Medan di tahuan 2020 mendatang.

Bobby menyampaikan belum ada melakukan pembahasan untuk maju sebagai kandidat dalam pesta demokrasi itu.

“Saya mengucapkan terimakasi atas dukungan masyarakat. Untuk maju dalam pilkada harus dibahas terlebih dulu sama keluarga. Saat ini, belum ada pembahasan dan tidak ada mengomongin masalah itu. Harus ada diskusi dan restu dari keluarga. Itupun bila ada keinginan untuk maju,” kata Bobby Nasution.

Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD Sumut yang menjadi juru bicara kampanye Jokowi – Ma’ruf Amin saat kampanye pemilihan presiden (Pilpres), Sutrisno Pangaribuan menyampaikan, Bobby Afif Nasution merupakan baru untuk memimpin Kota Medan. Sutrisno yang turut meramaikan kontestasi ini pun menyatakan kesiapan untuk berdampingan dengan Bobby Nasution.

“Berdampingin dengan Bobby Afif Nasution membangun Medan tentu menarik. Orang muda selalu memberi harapan baru untuk kemajuan sebuah daerah. Contohnya sudah ada, Emil Dardak dari Bupati Trenggalek, saat ini menjadi Wakil Gubernur Jawa Timur. Saya siap mendampingi dengan segenap pengalaman mengelola di pemerintahan,”sebutnya.

Arnold H Sianturi / CAH

Sumber: Suara Pembaruan

About the Author: Redaksi

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *