Pedagang Masih Saja Berjualan Di Atas Trotoar

TANJUNGPINANG– Larangan berjualan di atas trotoar telah memiliki Peraturan Daerah (Perda). Namun, masih saja ada oknum pedagang  Kaki lima  yang melanggar dan terang-terangan berjualan di atas trotoar.

“Salah satunya pedagang kaki lima yang berada di jalan Dr.Soetomo ,Kampung Baru  disamping kedai kopi 86.

Disebutkan dalam Peraturan Daerah  Nomor 6 Tahun 2009 Tentang

Penataan Pedagang Kaki Lima, pasal 1 bab 1 menjelaskan trotoar adalah bagian dari jalan yang fungsi utamanya diperuntukkan bagi pejalan kaki. Artinya keberadaan trotoar hanya digunakan untuk mereka para pejalan kaki. Dan dijelaskan pula pada pasal pasal 9 bahwa setiap pedagang kaki lima dilarang melakukan kegiatan usaha dengan tempat usaha yang bersifat menetap, lalu dilarang menggunakan lahan melebihi ketentuan yang diizinkan, melakukan kegiatan usaha dengan cara merusak dan/atau mengubah bentuk trotoar, fasilitas umum dan/atau bangunan sekitarnyaserta melakukan kegiatan usaha yang dilarang oleh ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Ditambah lagi, sanksi administratif berupa teguran tertulis maupun pembongkaran tempat usaha secara paksa menanti sebagaimana tertuang dalam pasal 9 bab 5 Perda nomor 6 tahun 2009.

Lantas bagaimana pihak Satuan Polisi Pamong Praja  (Satpol ) Kota Tanjungpinang  menyikapi hal tersebut?

 

 

Redaksi

About the Author: Redaksi

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *