NU, Muhammadiyah dan MUI Anjurkan Umat Tak Berdemo

nu

Jakarta – Rais Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ahmad Ishomuddin menegaskan bahwa tiga organisasi besar Islam sepakat menganjurkan umat Islam tidak mengikuti demonstrasi besar-besaran 4 November 2016 di Jakarta. Ketiga ormas ini adalah PBNU, Muhammadiyah dan Majelis Ulama Indonesia.

“Kita dari PBNU, Muhammadiyah dan MUI baru saja memenuhi undangan Presiden Jokowi di Istana. Kehadiran kami antara lain menyikapi demo 4 November. Tiga organisasi ini, sepakat tidak menganjurkan umat Islam mengikuti demonstrasi untuk menghindarkan kerusakan yang lebih besar,” kata Ishomuddin saat diskusi bertajuk “Ancaman Terorisme dan Radikalisme di Pilgub DKI Jakarta” di The Wahid Institute di Taman Amir Hamzah No.8, Matraman, Jakarta, Selasa (1/10).

Dalam diskusi ini hadir juga sebagai narasumber, antara lain Peneliti Terorisme Sidney Jones dan Pengamat Jaringan Terorisme Ustad Nasir Abbas.

Meskipun demikian, kata Ishomuddin, ketiga organisasi ini tidak melarang umat untuk menyampaikan aspirasi melalui demonstrasi seperti yang dilakukan tanggal 4 November 2016. Ketiga organisasi ini hanya menganjurkan, tetapi tidak melarang.

“Kita juga melarang pengikuti kita menggunakan atribut organisasi atau mengatasnamakan organisasi jika bergabung dalam demo,” tandas dia.

Sebagai negara demokrasi, kata Ishomuddin, setiap warga negara dijamin haknya untuk mengemukan pendapat melalui unjuk rasa. Namun, penyampaian pendapat tersebut dilakukan secara tertib, aman dan damai.

“Kita berharap demonstrasi tidak membawa kerusakan lebih besar, apalagi memecah belah bangsa. Silakan berdemonstrasi dengan menjaga ketertiban dan keamanan, jangan sampai menimbulkan korban,” ungkap dia.

Lebih lanjut, Ishomuddin menegaskan juga bahwa umat Islam seharusnya percaya pada pemerintah. Menurut dia, tidak alasan memaksakan kehendak apalagi main hakim sendiri.

“Ketika kasus Ahok terkait dugaan penistaan agama ditangani pemerintah melalui penegak hukum, maka kita perlu percayakan proses itu. Serahkan dan percaya pada pemerintah,” pungkas Ishomuddin.

Yustinus Paat/YUD

BeritaSatu.com

Redaksi

About the Author: Redaksi

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *