Ilustrasi (BeritaSatu Photo/David Gita Roza)
Ilustrasi (BeritaSatu Photo/David Gita Roza)

Jakarta – Bank Indonesia (BI) tengah mempersiapkan penerbitan uang rupiah dengan gambar baru pahlawan nasional sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 31 Tahun 2016.

“Berdasarkan Keputusan Presiden tersebut BI akan melakukan persiapan sebaik-baiknya,” kata Direktur Eksekutif Pengelolaan Uang BI Suhaedi, Rabu (14/9).

Terkait waktu penerbitan uang rupiah dengan gambar baru tersebut, Suhaedi menambahkan, akan diputuskan oleh Dewan Gubernur BI.

“Untuk tanggal penerbitan, serta ciri-ciri uang akan ditetapkan oleh Dewan Gubernur pada waktunya” kata Suhaedi.

Pada Juni lalu, Deputi Gubernur BI Ronald Waas mengatakan BI merencanakan untuk mengedarkan uang dengan gambar baru pahlawan untuk pecahan Rp2.000 hingga Rp50.000 pada akhir 2016. Saat itu, Ronald masih menunggu keputusan pemerintah mengenai gambar pahlawan dalam uang rupiah.

Tidak hanya uang kertas, jika merujuk pada Keppres Nomor 31 Tahun 2016, gambar pahlawan juga akan dicantumkan dalam uang logam.

Pada 5 September 2016, pemerintah telah mengesahkan gambar pahlawan nasional dalam uang rupiah melalui Keppres Nomor 31 Tahun 2016 tentang Penetapan Gambar Pahlawan Nasional Sebagai Gambar Utama Pada Bagian Depan Rupiah Kertas dan Rupiah Logam Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dalam Keppres tersebut ditetapkan, gambar Pahlawan Nasional Dr (HC) Ir Soekarno dan Dr (HC) Drs Mohammad Hatta sebagai gambar utama pada bagian depan rupiah kertas NKRI dengan pecahan Rp 100.000. Kemudian, gambar pahlawan nasional Ir H Djuanda Kartawidjaja sebagai gambar pada bagian depan Rupiah kertas NKRI dengan pecahan Rp 50.000. Gambar pahlawan nasional Dr GSSJ Ratulangi sebagai gambar pada bagian depan Rupiah kertas NKRI dengan pecahan Rp 20.000.

Gambar pahlawan nasional Frans Kaisiepo sebagai gambar pada bagian depan Rupiah kertas NKRI dengan pecahan Rp 10.000. Gambar pahlawan nasional Dr KH Idham Chalid sebagai gambar pada bagian depan Rupiah kertas NKRI dengan pecahan Rp 5.000.

Gambar pahlawan nasional Mohammad Hoesni Thamrin sebagai gambar pada bagian depan Rupiah kertas NKRI dengan pecahan Rp 2.000. Gambar pahlawan nasional Tjut Meutiah sebagai gambar pada bagian depan Rupiah kertas NKRI dengan pecahan Rp 1.000. Gambar pahlawan nasional Mr I Gusti Ketut Pudja sebagai gambar pada bagian depan Rupiah logam NKRI dengan pecahan Rp 1.000. Gambar pahlawan nasional Letnan Jenderal TNI (Purn) Tahi Bonar Simatupang sebagai gambar pada bagian depan Rupiah logam NKRI dengan pecahan Rp 500.

Gambar pahlawan nasional Dr Tjiptomangunkusumo sebagai gambar pada bagian depan Rupiah logam NKRI dengan pecahan Rp 200, dan gambar pahlawan nasional Prof Dr Ir Herman Johanes sebagai gambar pada bagian depan Rupiah logam NKRI dengan pecahan Rp 100.

Menurut Keppres tersebut, penggunaan gambar dan nama Pahlawan Nasional sebagaimana dimaksud telah mendapat persetujuan dari ahli waris masing-masing pahlawan nasional.

“Keputusan Presiden ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan,” bunyi Pasal 3 Keputusan Presiden Nomor 31 Tahun 2016 yang telah ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo pada 5 September kemarin.

/EVA

ANTARA