Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, saat meninjau pembangunan terminal baru Bandara Blimbingsari, Banyuwangi, Kamis 1 September 2016. (Istimewa)
Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, saat meninjau pembangunan terminal baru Bandara Blimbingsari, Banyuwangi, Kamis 1 September 2016. (Istimewa)

Banyuwangi – Seiring pengajuan izin penambahan frekuensi terbang yang diajukan oleh maskapai Wings Air, frekuensi penerbangan dari Surabaya menuju bandara Blimbingsari, Kabupaten Banyuwangi akan semakin banyak tersedia.

Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, mengatakan, pihaknya optimistis penambahan frekuensi terbang tersebut semakin mendorong perekonomian Banyuwangi ke arah yang semakin baik.

“Penambahan frekuensi penerbangan, juga menunjukkan geliat perekonomian yang ada di Banyuwangi,” kata Anas di Banyuwangi, Kamis (1/9).

Anas sendiri memiliki keyakinan, ke depan dengan beroperasinya terminal baru Bandara Blimbingsari Banyuwangi, frekuensi maupun jumlah penumpang bakal terus meningkat. Terlebih, terminal baru berkonsep arsitektur hijau dengan nyaris tanpa AC tersebut sedang memasuki tahap akhir, dan dijadwalkan akan diresmikan pada awal 2017.

“Terminal baru akan menjadi ikon baru yang bisa menarik perhatian wisatawan,” ujarnya.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Banyuwangi, Suprayogi, mengatakan, jumlah penumpang di Bandara Blimbingsari Banyuwangi sendiri terus mengalami peningkatan. Tercatat pertumbuhan penumpang melonjak hingga 1.308 persen dari hanya 7.826 penumpang (2011) menjadi 110.234 penumpang (2015). Hingga 28 Agustus 2016, bandara tersebut telah melayani lalu-lintas 70.257 penumpang.

“Sampai akhir tahun, total jumlah penumpang diprediksi sedikitnya 120.000 orang,” kata Suprayogi.

Feriawan Hidayat/FER

BeritaSatu.com