Bupati Bintan Apri Sujadi Ajak Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Bagi Masyarakat

RAKERDA

Bintan – Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkeda) yang digelar pada, Senin (19/7/2016) di Hotel Bintan Agro Beach Resort km 36 Teluk Bakau, Kecamatan Gunung Kijang berjalan dengan lancar.

Dalam sambutannya, Bupati Bintan, H. Apri Sujadi, S.Sos meminta kepada seluruh pelayan kesehatan diberbagai Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di seluruh Kabupaten Bintan untuk dapat ditingkatkan.

Menurut Apri Sujadi, jika ini dapat terus ditingkatkan maka dapat tercapainya tujuan pembangunan kesehatan nasional yakni meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi masyarakat yang bertempat tinggal di wilayah kerja Puskesmas.

Selain itu, Apri Sujadi juga berharap kedepan dapat terwujudnya derajat kesehatan yang setinggi-tingginya di Bintan. Oleh Karena itu Apri Sujadi meminta kepada seluruh peserta rapat dapat menyampaikan segala permasalahan yang selama dihadapi untuk dicarikan solusi bersama.

“Setiap peserta rapat harus ada yang disampaikan atau yang ditanyakan. Sehingga kita bisa mencarikan solusi terbaik demi meningkatkan derajat kesehatan yang setinggi-tingginya di Bintan,” ujar Apri Sujadi.

Selanjutnya, Apri Sujadi mengatakan akan diusulkan ke BKD ketika ada penerimaan Pegawai Negeri Sipil (PNS) agar tenaga ahli seperti yang dibutuh dapat diseleksi.

“Sedangkan untuk tenaga yang masih bisa dilakukan oleh pegawai biasa akan dilakukan pengangkatan honorer,” ujar Apri Sujadi.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bintan, M. Roem mengatakan bahwa kegiatan rapat ini digelar dari tanggal 19-21 Juli 2016 bersama seluruh UPTD Puskesmas Se Bintan untuk menyusun program strategis 5 tahun mendatang.

“Kegiatan ini rutin kami laksanakan setiap setahun sekali dan selain itu kami juga melihat hasil kerja pada tahun sebelumnya. Kemudian kita juga mengadakan evaluasi serta membahas isu kedepannya, tentunya untuk mencapau output yang akan kita capai nantinya,” ujar M. Roem.

Selanjutnya, M. Roem juga mengatakan bahwa 5 tahun kedepan seiring pembangunan kesehatan tentunya akan ada program strategis dan akreditasi Pelayanan Primer UPTD Puskesmas di 10 Kecamatan Se Bintan nantinya.

“Sesuai kebijakan Kemenkes RI setiap daerah harus memiliki Puskesmas yang terakreditasi. Menyikapi hal tersebut, maka kami juga mengusahakan seluruh Puskesmas Se Bintan terakreditasi semua,” ujar M. Roem.

Tentunya untuk mencapai hal tersebut bukan perkara yang gampang, namun menurut M. Roem seiring berjalannya waktu kekurangan-keurangan seperti Sarana prasarana, Fasilitas dan SDM dari 15 Puskesmas yang ada di Bintan perlu ditingkatkan selalu mulai hingga tahun 2019.

“Semua Puskesmas pada 2019 nantinya harus sudah terakreditasi dengan standar pelayanan mutu serta memiliki kelengkapan sarana dan prasarana fasilitas tentunya SDM seperti apoteker, analisis dan gizi,” ujar M. Roem.

Dengan Defisit anggaran yang saat ini dirasakan tentunya hal ini akan menjadi tantangan bersama, namun dengan dukungan dari semua pihak target tersebut akan tercapai.

“Sedangkan untuk permasalahan penyakit menular di Bintan, Alhamdulillah menurun. Namun untuk penyakit HIV/AIDS, kita agak sulit memutus mata rantainya namun kita akan upayakan. Adapun penyakit seperti Malaria dan Kaki Gajah pengobatkannya terus berlanjut selama lima tahun,” ujar M. Roem.

Untuk itu, menurut M. Roem kegiatan promotif harus ditingkatkan melalui kesehatan keluarga, karena penyakit yang tidak menular menjadi tanggungjawab bersama.

“Perbanyak kegiatan di luar gedung untuk mengatasinya dan Alhamdulillah untuk angka kematian ibu dan bayi Bintan menurun dari 11 ke 7 pertahun. Kita juga melakukan terobosan dengan membuka kelas ibu hamil, rumah kelahiran di 10 Kecamatan, ” ujar M. Roem

Media Center

Redaksi

About the Author: Redaksi

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *