Bercerai Dan Depresi, Diduga Penyebab Oknum Satpol PP Bunuh Diri

Inilah sosok Budi Bowo Laksono yang dikenal pendiam dan murah senyum semasa hidupnya.
Inilah sosok Budi Bowo Laksono yang dikenal pendiam dan murah senyum semasa hidupnya.

 

Tanjungpinang, SuaraKepri – Depresi karena belum lama ini bercerai, menjadi dugaan utama penyebab anggota Satpol PP Kota Tanjungpinang, Budi Bowo Laksono mengakhiri hidupnya dengan terjun bebas di puncok menara tower di Km. 14 arah Uban, pada Kamis pagi (3/3).

Keterangan ini diperoleh dari pihak keluarga maupun kerabat korban sesama anggota Satpol PP Kota Tanjungpinang saat di rumah duka, di Jalan Gatot Subroto, Km. 5 bawah. Bahkan sosok Budi diketahui selama hidupnya adalah seorang yang pendiam dan tidak banyak bicara. Ia selalu menebarkan senyum khasnya bila bicara dengan teman-temannya menyoalkan tentang dirinya.

Hal ini didapatkan dari Eko, salah satu kerabatnya yang juga anggota Satpol PP Kota Tanjungpinang. “Almarhum kalau tidak salah saya, udah tiga bulan ini habis bercerai dengan istrinya dan memiliki anak satu orang sekitar umur tiga tahun,” ujarnya.

Istrinya sendiri, lanjut Eko, bekerja sebagai honorer di Pemerintah Provinsi Kepri. “Dia juga anak pertama dari tiga bersaudara. Kalau penyebab apa dia bercerai dengan istrinya, kami pun tidak tahu. Setahu kami selama ini dia dikenal orang yang baik dan murah senyum,” jelasnya.

“Bisa jadi, perceraian dengan istrinya ini, menyebabkan dia agak depresi karena harus berpisah dengan istrinya,” terangnya lagi.

Budi yang dikenal dengan sosok yang baik dan pendiam ini, dibenarkan juga mantan kerabatnya yang lain. Said Fatahullah, yang juga mantan anggota Satpol PP Kota Tanjungpinang dan pernah bersama korban ditugaskan ke Aceh untuk membantu korban Tsunami pada tahun 2004 juga merasa sangat kehilangan.

“Dia itu sosok pendiam dan tidak banyak berbunyi. Selalu senyuman yang sering almarhum tebarkan kepada kami,” ungkapnya. (Harris)

Redaksi

About the Author: Redaksi

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *