Menko Polhukam Luhut Pandjaitan (Beritasatutv)
Menko Polhukam Luhut Pandjaitan (Beritasatutv)

Jakarta – Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR menggelar sidang terbuka untuk mendengar kesaksian Menko Polhukam Luhut Binsar Pandjaitan terkait kasus permintaan saham PT Freeport Indonesia yang diduga dilakukan oleh Ketua DPR, Setya Novanto dan kini populer dengan sebutan kasus “Papa Minta Saham”.

Dalam breaking news Berita Satu News Channel, Senin (14/12), sidang yang menghadirkan Luhut sebagai saksi dipimpin oleh Wakil Ketua MKD, Sufmi Dasco Ahmad.

Dalam kesaksiannya, Luhut menyatakan dalam perpanjangan kontrak karya Freeport dirinya yang saat itu menjabat kepala staf kepresidenan mengirim dua memo kepada Presiden Jokowi. Memo pertama dibuat pada 15 Mei 2015 dan memo kedua pada 17 Juni 2015.

Dalam kedua memo tersebut, Luhut menyatakan pihaknya meminta agar perpanjangan kontrak Freeport dikaji secara mendalam dan dilakukan paling cepat dua tahun sebelum kontrak berakhir, yakni pada 2019.

Anselmus Bata/AB

BeritaSatu.com