Jakarta – Polda Metro Jaya, TNI, dan Pemerintah Provinsi (Pemda) DKI Jakarta menggelar apel gladi bersih pengamanan laga final Piala Presiden, di Pintu Kuning Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, pagi ini. Jumlah personel kurang lebih 10.000 orang dari Polda Metro Jaya, di-back up Mabes Polri, Kodam Jaya, Pemprov DKI, panitia pelaksana, dan suporter.

“Kami melaksanakan apel gladi bersih pengamanan laga final Piala Presiden. Hari ini, kami akan tempatkan personel. Intinya, manajemen keamanan kami pastikan siap, dan seluruh personel keamanan memahami tugas pokok masing-masing,” ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Mohammad Iqbal, di SUGBK, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (17/10).

Menurutnya, pengamanan yang akan dilakukan di SUGBK dan sekitarnya berupa pengawalan suporter, pengalihan arus, pengamanan jalan alternatif, pengamanan official, dan lainnya.

“Semua unsur pengamanan akan dicek dan langsung dipimpin Kapolda Metro Jaya (Irjen Pol Tito Karnavian). Pengaturan suporter dari teman-teman Bobotoh, Viking, sudah kami imbau berkali-kali. Kami kawal sejak dari Bandung oleh Polda Jawa Barat, masuk Polda Metro kami akan pertebal, kami kawal. Bukan hanya lalu lintas, tapi juga samping kiri-kanan, dan pada tempat-tempat rawan untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan,” lanjutnya.

Menurut Iqbal, pelaksanaan pengamanan pertandingan final Piala Presiden sudah dilakukan secara maksimal.

“Kami minta dukungan dan doa, semoga besok seluruh aspek negatif itu tidak ada. Celah-celah kita tutup secara bersama, agar pertandingan berjalan aman. Intinya, pertandingan adalah hiburan. Olahraga ini bisa berjalan dengan baik tanpa ada insiden,” tandasnya.

Bayu Marhaenjati/FAB

beritasatu.com