Jalan Lintas Barat Bintan Gagal Dibangun ,Ansar Mengaku Anggaran di Pusat ‘Hilang’

19-15jun15 bintan hllll jalan sambungan lintas barat gagal dibangun 1

BINTAN (BT)- Akses jalan sambungan Lintas Barat dari Kilometer 16 Kecamatan Toapaya menuju Kijang, Kecamatan Bintan Timur, yang direncanakan dimulai pembangunannya pada tahun ini, ternyata gagal dilaksanakan.
Hal tersebut diaminkan Bupati Bintan, Ansar Ahmad baru-baru ini di Bintan.Ansar mengaku, anggaran sebesar Rp70 miliar untuk membuka jalan penghubung antara Km 16 dengan Kijang itu yang sebelumnya sudah diajukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan kepada Pemerintah Pusat melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) itupun ‘menghilang’.”Sudah masuk anggaran di APBN Rp70 miliar, kita sudah jaga terus (anggaran), tetapi karena ada kebijakan pengurangan anggaran dan sebagainya, terus keluar lagi (ditolak-red),” tutur Ansar.Namun demikian, Bupati yang akan mencopot jabatannya pada bulan Agustus mendatang itu berharap, agar pembangunan jalan sambungan Lintas Barat bisa kembali diperjuangkan oleh pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri dan Bupati Bintan yang baru mendatang.Apalagi, Bintan sudah ditetapkan dalam tata ruang Nasional sebagai wilayah strategis Nasional. Sehingga pembangunan jalan poros seperti Lintas Barat dan sambungannya itu dinilai harus menjadi prioritas pemimpin Bintan yang baru mendatang.Ansar juga menceritakan, pada awalnya pembangunan jalan Lintas Barat juga butuh proses yang cukup panjang. Pasalnya, oleh Pemerintah Pusat pada saat itu, Jalan Lintas Barat tidak termasuk dalam kategori jalan Nasional, sehingga tidak bisa dibangun menggunakan APBN.

Akan tetapi, lanjutnya lagi, karena sudah disiati oleh Pemkab Bintan pada kala itu, sehingga APBN mau membiayai pembangunan jalan yang menghubungkan Kecamatan Toapaya dan Tanjunguban itu.

“Awalnya memang sulit, tetapi karena kita siasati dengan berbagai cara, maka berhasil juga,” akunya.

Namun demikian, meski anggaran pembangunan jalan sambungan Lintas Barat sudah gagal dibangun oleh Pemkab Bintan tahun ini, akan tetapi, Pemkab Bintan juga mendapat anggaran sebesar Rp30 miliar untuk perawatan rehabilitasi jalanan Lintas Barat.

Pantauan di lapangan, sejauh ini pembukaan jalan sambungan Lintas Barat awalnya sudah dilakukan sejak tahun 2014 silam dengan membuka lahan yang awalnya hutan menjadi bentuk jalanan tanah.

Saat ini, pembangunan jalan yang gagal dibangun tahun ini, hanya tinggal menunggu pemadatan tanah serta pengaspalan dan beberapa saran penunjang lainnya.

Bila jalan sambungan Lintas Barat bisa terealisasi pada tahun mendatang, para pengendara bisa lebih menghemat waktu perjalanan dari Tanjunguban yang hendak ke Tanjungpinang mau pun ke Kijang dan sebaliknya.(HK cw95)

Redaksi

About the Author: Redaksi

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *