Polisi Diminta Bergerak Cepat Cegah Peredaran Narkoba

NARKOBA

TANJUNGPINANG (bt)- Ketua Pemuda Garda Juang, Hamdan, meminta pihak kepolisian untuk bekerja maksimal, dan bergerak lebih cepat mengungkap otak pelaku pemasok sabu yang ditangkap pihak Bea dan Cukai baru- baru ini di Tanjungpinang.
”Selama ini, tertangkap hanya kurir. Sementara pemasok dan pemesan barang haram itu tak pernah tersentuh hukum. Apakah proses penyelidikan dan penyidikan hanya sebatas sampai di kurir tersebut,” kata Hamdan, Minggu (1/3).

Menurutnya, bagi mereka yang dtertangkap, hendaknya polisi berhak untuk memberikan hukuman semaksimal mungkin untuk memberikan efek jera. Namun itu semua harus sesuai dengan peraturan hukum yang berlaku.

”Seperti yang kita ketahui Presiden Jokowi telah memberikan instruksi penjatuhan sanksi berat bagi para bandar narkoba. Kasus narkoba di negara kita saat ini telah mulai memprihatinkan. Dan juga dalam kesempatan beberapa waktu lalu Kapolres Tanjungpinang juga berjanji akan memberantas peredaran narkoba,” ucap Hamdan.

Dikatakan, jika dalam penanganan pengungkapan jaringan narkoba oleh kepolisian lamban, maka generasi muda bangsa bisa hancur karenanya.

“Mau jadi apa daerah dan negara kita ini jika generasi penerus terlibat dalam jaringan barang haram itu. Untuk itu kami meminta polisi dapat dengan cepat mencegah peredaran narkoba yang dapat merusak generasi penerus kita,” ucapnya.

Hal lain, Hamdan juga memberikan apresiasi kepada pihak KPPBC yang telah berhasil menggagalkan beberapa kali upaya penyeludupan narkoba ke Tanjungpinang melalui pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura (SBP).

“Sekarang pengawasan Bea dan Cukai sudah cukup baik. Namun, masih harus lebih ditingkatkan. Karena bisa saja suatu saat nanti petugas kita di pelabuhan tersebut lengah dan itu dijadikan kesempatan buat mereka para jaringan narkoba memanfaatkan situasi tersebut,” kata Hamdan.(HK ,nel)

Redaksi

About the Author: Redaksi

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *