Incar Kelompok Bermotor Malam Hari,Antisipasi Munculnya Geng Motor

Kapolres-Tanjungpinang-AKBP-M-Dwita-Kumu-Wardana

TANJUNGPINANG – (bt)-Kapolres Tanjungpinang AKBP Dwita Kumu Wardana terus mewaspadai munculnya geng motor di Tanjungpinang. Hal-hal yang mencurigakan di malam hari langsung diperiksa.

Ia menegaskan, jika polisi melihat ada pengendara motor yang berkumpul di satu tempat lebih dari tiga orang pada malam hari, polisi langsung mendatanginya dan memeriksa mereka.

“Kami datangi dan langsung menanyakan apa maksud kelompok ini kumpul-kumpul. Bila mereka didapati melakukan hal yang melanggar aturan, maka kita lakukan penanganan secara hukum,” kata Dwita Kumu, saat menghadiri Pameran Pembangunan Provinsi Kepri di Lapangan Pamedan Tanjungpinang, Jumat (6/2).

Ia menegaskan, hal itu ia lakukan untuk mengantisipasi munculnya bibit-bibit geng motor. Jadi perlu diwaspadai sejak dini. Apabila kelompok ini melakukan ugal-ugalan dan kebut-kebutan yang membahayakan masyarakat, Dwita menegaskan pihaknya tidak akan memberi toleransi atas perbuatan tersebut. Bila terbukti dari anak motor yang bergerombolan adalah geng motor, maka tanpa kompromi akan ditindak tegas.

“Beberapa waktu lalu kita telah menertibkan balap liar dan juga menangkap kelompok geng motor yangtelah membuat keributan hingga mengakibatkan seseorang meninggal. Saat ini saya pastikan tidak ada lagi balapan liar dan geng motor yang meresahkan masyarakat Tanjungpinang,” tegasnya.

Walau dibilang telah aman, namun pihaknya berjanji akan terus menjaga agar Kota Tanjungpinang tetap steril dari kelompok geng motor yang kerap meresahkan masyarakat dan pengguna jalan seperti yang terjadi pada beberapa kota besar lainnya.

“Setiap gerak-gerik adanya kemunculan kelompok geng motor terutama kelompok dari luar daerah, kita langsung pangkas. Jangan sampai anak-anak di sini terpengaruh dan bergabung dengan kelompok ini. Kami juga mengharapkan, pengawasan orang tua, terhadap anak-anaknya agar diperketat,” ujarnya.(indra kelana)

 

sumber ;tanjungpinangpos

Redaksi

About the Author: Redaksi

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *