Polda Kepri Tetapkan 12 Tersangka Pelangsir Solar Subsidi

TANJUNGPINANG, TRIBUN – Penyidik Ditreskrimsus Polda Kepri mentetapkan 12 tersangka pelangsir BBM jenis solar dari sejumlah SPBU di Kota Batam.

Sedangkan pelaku penimbun yang digerebek dari beberapa gudang hingga saat ini belum tersentuh hukum.

Penetapan tersangka penyelewengan BBM itu tertera dalam sepuluh Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) yang dikirim Ditreskrimsus Polda Kepri ke Kejaksaan Tinggi Kepri.

Sebagaimana dikatakan Kepala Seksi Pidana Umum Kejati Kepri, Wenharnol SH kepada Tribun di ruang kerjanya, Rabu (24/9/2014).

Kejati Kepri sudah menerima 10 SPDP tersangka pelangsir solar dengan 12 tersangka. Sementara untuk barang bukti berupa mobil yang digunakan para pelaku untuk melangsir solar.

Dari 12 tersangka penyeleweng BBM subsidi dari SPBU itu, jelas Wen, terdiri dari Pian Hudayat, Jepri, Tiopan Sihotang satu berkas SPDP.

SPDP atas nama tersangka Sabnelson alias Jon, SPDP atas nama Sukhaerman, SPDP atas nama Apri Jul bin Najar, SPDP atas nama tersangka Porlin N, SPDP atas nama M Nur, M Yani, Sawal Hutabarat, dan Andri Irawan.

“Rata-rata ke-12 tersangka dijerat dengan pasal 55 UU Nomor 22 tahun 2001 tentang Migas dengan ancaman hukuman di atas lima tahun,” jelas Kepala Seksi Pidana Umum Kejati Kepri, Wenharnol SH, Rabu (24/9/2014).

Sebelumnya, Polda Kepri telah mengamankan sebanyak 44 unit mobil pelangsir solar dari sejumblah SPBU. Namun dari total mobil yang diamankan, tidak semua sopir berhasil diamankan petugas. Sebab sebagian sopir berhasil melarikan diri.

 

Sumber: Laporan Wartawan Tribun Batam, Aprizal

Redaksi

About the Author: Redaksi

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *