Puting Beliung Robohkan Penyangga Lampu Jembatan Barelang

BATAM – Hujan yang disertai angin kencang dan tidak hanya membuat sejumlah pohon tumbang, namun penyangga penerangan lampu jalan juga ikut roboh, Kamis (12/6/2014).

Seperti di Jembatan I Barelang arus lalu lintas dari Galang menuju Batam, terkendala. Tiang penyangga lampu jalan tumbang akibat diterjang angin kencang.

Beberapa warga menyebutkan, tiang penyangga lampu jalan tumbang akibat hujan deras disertai angin kencang menyapu Jembatan I Barelang sekitar pukul 03.00 WIB.

Namun, hingga siang pukul 14.00 WIB, tiang penyangga lampu jalan itu masih dibiarkan melintang dibahu jalan sehingga menghalangi arus lalu lintas.

Dua bola lampu penerang jalan itu juga ikut pecah. Puing-puing pecahan kaca dari bola lampu itu berserakan.

“Tadi pagi anginya kencang. Mungkin tiangnya sudah karatan, makanya tumbang,” kata Asrul, salah seorang warga di lokasi.

Dia mengaku, warga tidak berani menggeser tiang lampu jalan yang tumbang itu. Karena selain tidak patah total atau besinya masih lengket, takut tesengat aliran listrik. Justru itu tiang penyangga lampu jalan tersebut dibiarkan begitu saja.

“Kami hanya bersihkan serakan kaca bola lampu itu saja. Tiang penyangga lampu itu terlalu berat,” kata dia.

Sementara di Sekupang akses jalan sempat tertutup karena pohon yang tumbang melintang di ruas jalan. Seperti di Jalan RE Martadinata dari simpang Pelabuhan Domestik Sekupang menuju ke Sei Harapan.

Kendaraan pun terjebak dan mengakibatkan jalan macet karena tidak bisa lewat. Beberapa warga pun mengambil inisiatif mengarahakan semua kendaraan melewati jalan menuju RSBP Batam dan keluar ke simpang jalan gedung Guest House.

Warga lainnya dibantu petugas kebersihan, memotong batang pohon Akasia yang tumbang dan melintang di jalan. Baru sekitar pukul 09.00 WIB, jalan yang dipenuhi pohon tumbang bisa dilewati.

“Yang tumbang semuanya pohon Akasia. Banyak kendaraan terjebak macet. Setelah warga bersama petugas kebersihan datang, baru sekitar pukul 09.00 WIB jalan bisa dilewati,” ujar Asnudin salah satu warga.

 

Sumber:Laporan Wartawan Tribun Batam, Zabur Anjasfianto

Redaksi

About the Author: Redaksi

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *