Bantuan RTLH Tak Juga Datang

17-10 jun 14 geliat gurindam

TANJUNGPINANG (bt) – Rumah keluarga Muhamad Salam (70) yang terletak di Jalan Sultan Mahmut, Gang Beluntas 3 No.30 itu yang ditempati oleh tiga kepala keluarga (KK) masih menunggu uluran tangan pemerintah, Senin (9/6).
Rumah bertopangkan kayu dengan dua kamar di ruang depan dan satu kamar di belakang ini menjadi tempat tinggal keluarga Muhamad Salam beserta anak dan istrinya. “Jika melihat tiang yang menopang rumah ini, saya merasa takut untuk masuk. Tapi mau bagaimana lagi,” tutur Salam.

Salam mengatakan, rumahnya telah beberapa kali diambil gambarnya oleh pihak yang ia anggap pemerintah, tetapi hingga saat ini belum juga diperbaiki.

“Bahkan istri saya, Rosiah (60), mengalami stroke sampai saat ini alhamdulillah sudah sembuh, belum ada juga hasil yang didapat dari foto-foto dan data yang diminta. Jika dimasukkan ke dalam album, mungkin sudah jadi satu album,” ujarnya sambil tersenyum kecut.

Salam sehari-hari bekerja sebagai penjahit. Hanya ia sudah tak lagi bisa bekerja secepat dan sebagus dulu. Meski begitu ia bersyukur karena dengan mesin jahit tuanya ia dapat menafkahkan keluarga.

“Baru dua hari lalu saya mengganti kayu untuk menyanggah dapur. Karena sudah rapuh, dapur ini mereng (miring,red) dan hampir roboh. Harga kayu Rp75.000 per batang. Saya ingin sekali mengganti semua tiang-tiang ini. Tapi apa boleh buat, uang dari hasil menjahit belum cukup,” tuturnya.

Ketua Rt 05/06 Kelurahan Tanjung Unggat, Zulhizarni (42), mengaku pihak kelurahan pernah meninjau daerahnya tahun ini. Sebanyak empat unit rumah masuk dalam kategori rumah tidak layak huni (RTLH). “Kelurahan pun sudah melihat dan turun langsung untuk mendata,” katanya.

Sementara Ketua Bidang Pemberdayaan dan Rehabilitasi Sosial, Ponaten menjelaskan, mencapai 388 unit rumah yang akan direhab dari anggaran tahun 2014. Dari anggaran tersebut, sebesar Rp17 juta per unit RTLH. Sampai saat ini, kata dia, proses verifikasi masih berjalan. (HK ,Dameria)

 
Redaksi

About the Author: Redaksi

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *