Pompong Pemancing Ditabrak Pompong Nelayan dan Tenggelam

BINTAN – Nasib naas menimpa Sulaiman dan Sahari, warga Kecamatan Gunung Kijang. Mereka ditabrak pompong nelayan dari arah Mapur, pada Minggu (7/6/2014) dini hari, ketika sedang asik memancing.

Pompong Pemancing Ditabrak Pompong Nelayan dan Tenggelam
Pompong Pemancing Ditabrak Pompong Nelayan dan Tenggelam

Pompong yang ditabrak tersebut langsung tenggelam di perairan bersama seluruh mesin hingga peralatan mancing lainya. Hanya fiber boks untuk mengisi ikan yang timbul.

Sulaiman dan rekanya itu selamat dari kejadian cukup tragis itu. Korban tabrakan di laut ini sempat terombang ambing dan trauma. Beruntung tidak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksirkan puluhan juta.

Sulaiman dan Sahari saat itu langsung diselamatkan pompong nelayan Mapur yang menabraknya itu.

Ia dibawa pulang ke rumahnya di Kawal. Pompong nelayan ditabrak itu langsung membuat warga Kawal heboh.

Adanya kabar pompong neyalan tengelam, warga bersama Kamla AL Kawal juga ikut membantu mencari pompong Sulaiman.

Pencarian ini cukup lama. Berselang beberapa jam pencarian pompong tersebut, warga dan TNI AL baru dapat menemui pompong korban.

TNI AL dibantu beberapa warga Kawal langsung menunda pompong ditabrak tersebut ke kawal.

“Setelah beberapa jam dicari pompong, sorenya baru dapat. Pompong tersebut timbul sendiri setelah ditabrak,” ujar Majid Taha, ketua RW 1, Kelurahan Kawal, Kecamatan Gunung Kijang pada Tribun.

Majid mengatakan, pompong pemancing itu ditemui tak jauh dari mereka ditabrak. Pompong korban langsung ditunda ke Kawal menggunakan armada TNI AL.

“Mereka warga saya, Alhamdulilah mereka selamat. Kejadianya pagi, saat memancing ditabrak pompong lain. Beberap jam kami di laut mencari pompong mereka baru dapat,” kata Majid.

Hendrik, salah satu tetangga Sulaiman mengatakan, tetanggnya tersebut ditabrak pompong nelayan lain. Hanya fiber boks yang timbul saat itu.

“Mereka diselamatkan nelayan saat ditabrak. Tadi pompong mereka lagi dicari warga dan TNI AL,” jelas Hendrik.

 

Sumber: Laporan Wartawan Tribun Batam, Ahmad Yani

About the Author: Redaksi

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *