BP Batam Bangun Kebun Raya Seluas 10 Hektar di Galang

BATAM, TRIBUN – Badan Pengusahaan (BP) Batam akan membuat Kebun Raya. Kebun Raya yang berlokasi di Pulau Galang tersebut, menurut Kepala Sub Direktorat Humas dan PTSP BP Batam, Ilham Eka Hartawan memiliki fungsi yang berbeda dengan Kebun Raya Nongsa yang saat ini dalam tahap pengerjaan Pemko Batam.

Ilham pun menegaskan bahwa Kebun Raya tersebut bukan pengganti dari Kebun Raya Nongsa.

“Di Nongsa tetap akan dibangun, sedangkan yang di Galang, dibangun sebagai penunjang keberadaan tempat bekas pengungsi Vietnam (Camp Vietnam),” kata Ilham Eka Hartawan, Rabu (28/5/2014).

Kebun Raya Batam yang ada di Nongsa sendiri akan menjadi sarana konservasi berbagai jenis tumbuhan, pendidikan, penelitian, rekreasi, seperti layaknya kebun raya lain.

Ilham menyatakan, BP Batam pun sudah menghibahkan lahan seluas 86 hektare agar digunakan untuk pembangunan kebun raya Nongsa untuk menjaga kelestarian ekosistem alam Batam.

Sementara di Kebun Raya Pulau Galang ditujukan untuk mendukung dan melindungi warisan sejarah pengungsi Vietnam (Champ Vietnam) di Batam. Dengan luas yang tidak lebih dari 10 hektare.

“Kalau yang di Galang sudah kami ajukan sejak sekitar tahun 2000. Namun kami akan tinjau kembali apakah masih memungkinkan dibangun,” ucapnya.

Camp Vietnam yang dikelola BP Batam, kata Ilham, saat ini terus dibenahi dan menjadi tujuan wisata sejarah yang diminati wisatawan dalam dan luar negeri.

Sejumlah perbaikan di Camp Vietnam pun katanya sudah dilakukan sejak tahun 2013. Agar kawasan sejarah tersebut tetap lestari dan menjadi pilihan wisata alternatif terutama masyarakat Batam.

“Kebun Raya Galang itu kalaupun jadi dibangun, dipastikan tidak dalam waktu dekat,” kata dia.

 

Sumber: Laporan Wartawan Tribun Batam, Anne Maria Silitonga

Redaksi

About the Author: Redaksi

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *