PLN Tanjungpinang Hentikan Pemadaman Bergilir

DSCN0529

TANJUNGPINANG (BT) –  PT PLN Persero Cabang Tanjungpinang telah menghentikan pemadaman bergilir di Tanjungpinang sejak Sabtu lalu. Namun PLN tidak dapat menjamin pemadaman bergilir terjadi lagi lantaran kondisi listrik masih dalam posisi siaga.
“Untuk jadwal pemadaman bergilir sudah tidak ada lagi. Hari Sabtu sudah mulai normal kembali. Jadi perlu diingat sudah tidak ada gangguan lagi,” ujar Assisten Manager PT PLN Persero Tanjungpinang, Tajudin, Selasa (1/4).

Dikatakan Tajudin, saat ini PLN sudah tidak mengalami defisit daya listrik sehingga pemadaman bergilir dapat dihentikan. Kerusakan di PLTU Kalang Batang beberapa waktu lalu, telah diatasi lebih cepat.

“Kerusakan yang terjadi kemarin karena ada pembangkit milik PLN di Unit 1 Kalang Batang yang keluar sistem. Tapi, saat ini sudah mulai berjalan normal. Sampai saat ini kondisi kita masih dalam posisi siaga,” imbuhnya.

Dalam kondisi normal, kata Tajudin, mesin PLTU Kalang Batang mampu menghasilkan daya sebesar 59 Mega Watt (MW). Sementara beban puncak bisa mencapai 53 MW. Dengan demikian, masih ada surplus energi sebesar 3,9 MW.

“Saat ini kita juga sedang melakukan penambahan sewa. Memang seharusnya tidak ada pemadaman, kita sudah berupaya untuk mengantisipasi hal itu. Kalau kita bilang PLN tidak akan melakukan pemadaman lagi, itu sulit. Kita tidak berani menjamin,” ujarnya.

Untuk itu, kata Tajudin, sejatinya PLN memerlukan kontribusi dari pemerintah daerah dalam hal ini Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Pemerintah Kota Tanjungpinang, dan Pemerintah Kabupaten Bintan.

“Kemarin sewaktu Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah datang, Pemerintah Kota Tanjungpinang siap memberikan kontribusi dan masukan. Kita harapkan juga ada kontribusi dari Pemprov dan Pemkab,” tuturnya.

Sementara di hari yang sama, sekitar tujuh orang mahasiswa mendatangi Kantor PLN Cabang Tanjungpinang di Jalan Bakar Batu, Tanjungpinang. Kedatangan mahasiswa yang tergabung dalam Lingkaran Pergerakan Anak Kepri (Lapak) ini untuk meminta jawaban dari PLN terkait pemadaman bergilir yang dilakukan selama beberapa hari belakangan.

Setelah melakukan audiensi dengan Humas PLN Tanjungpinang, Salman, di depan pintu masuk kantor PLN, mahasiswa telah mendapatkan jawaban. Namun aksi mahasiswa tersebut mendapatkan pengawalan dua unit mobil Dalmas milik Polisi Resort Kota (Polresta) Tanjungpinang. Mereka berjaga di setiap sudut Kantor PLN. (HALUANKEPRI ,cw77)

Redaksi

About the Author: Redaksi

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *