5 Pelajar Homo Terancam Hukuman Mati

Kapolresta menunjukkan barang bukti pembunuhan Anto. Para pelaku membelakangi kamera.
Kapolresta menunjukkan barang bukti pembunuhan Anto. Para pelaku membelakangi kamera.

BATAM -(BT)-Kapolresta Barelang, Kombes, Kombes Moh Hendra Suhartiyo, mengatakan satu dari lima orang pelaku pembunuhan terhadap Anto saat ini masih buron. Sehingga saat ini pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap  pelaku berinisial Im.Dari perbuatan yang dilakukan pelaku modusnya murni perampokan dan pembunuhan. Hal tersebut berdasarkan beberapa barang-barang korban yang hilang dan dapat ditemukan kembali. Seperti mobil, Blackberry, jam tangan, sepatu, uang Rp3 juta, yang kemudian dibagi pelaku dan masing-masingnya mendapatkan Rp450 ribu.

Diungkapkan Kapolres, sebelum beraksi, pelaku sudah merencanakannya. Oleh kare­na itu pelaku dikenakan Pasal 338, jo 340 KUHP, dengan ancaman hukuman mati.

 

 

Dari pengakuan pelaku, kelompok mereka selama ini kerab berkumpul di Komplek Pasar Melayu, Batuaji. Bangunan tua itu dijadikan tempat untuk bertransaksi Kelompok Gay Pelajar Batam. R, J, D dan N mengaku diri mereka Gay yang kerab melayani para gay dan banci. Dari sanalah mereka mendapat uang. R mengaku kalau dirinya sempat menjadi simpanan Gay.

 

Menurut Kapolres pelaku dan korban sudah mengenal lama.  “Hubungan hanya berkawan. Hubungan yang lain, kita belum mengarah ke sana,” ujarnya.

 

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Batam, Muslim Bin Bidin tidak mau berkomenter terkait keterlibat pelajar yang menjadi pelaku pembunuhan. Muslim mengaku dirinya bahkan belum mengetahui jika ada pelajar yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

 

“Saya belum tahu. Saya no coment lah soal itu,” ujarnya saat ditanyai POSMETRO via telepon seluler, Senin (17/2) siang.(cnk/qul/ams,POSMETRO BATAM)

 

 

 

 

Redaksi

About the Author: Redaksi

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *