Gerakan Pelopor Keselamatan Berlalulintas Diluncurkan

Gerakan Pelopor Keselamatan Berlalulintas Diluncurkan
Gerakan Pelopor Keselamatan Berlalulintas Diluncurkan

TANJUNGPINANG (HK) – Gerakan Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas resmi diluncurkan oleh Wakil Walikota Tanjungpinang Syahrul bersama Kapolres Tanjungpinang AKBP Patar Gunawan di Pelataran Ocean Corner Tepi Laut  Tanjungpinang, Minggu (26/01) kemarin.
Acara diawali dengan penampilan polisi cilik melakukan atraksi dua belas gerakan lalulintas. Setelah itu didamping Kapolres Tanjungpinang AKBP Patar Gunawan, Wakapolres, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), dan Kadis Kominfo Dishub Kota Tanjungpinang, Wakil Walikota Tanjungpinang Syahrul menekan tombol sirine dan melepas balon sebagai tanda diluncurkannya gerakan ini.

Dalam kesempatan itu Syahrul mengimbau seluruh masyarakat dan instansi terkait agar menyukseskan Gerakan Pelopor Keselamatan Berlalulintas untuk mencegah kecelakaan lalulintas (lakalantas) dan mengurangi jumlah angka kecelakaan akibat lakalantas di Kota Tanjungpinang.

“Saya mengharapkan kegiatan ini bukan hanya seremonial tetapi dapat memberikan dampak positif bagi remaja akan pentingnya keselamatan dalam berkendaraan. Mari kita saling bersinergi untuk memberikan pemahaman kepada generasi muda,” ajaknya.

Syahrul melanjutkan, banyaknya kecelakaan di jalan raya dari tahun ke tahun, menjadi perhatian bagi semua. Untuk mencegahnya, sebagai pelopor keselamatan, harus mulai dengan kesadaran diri dan menjadi contoh bagi keluarga dan masyarakat Kota Tanjungpinang.

“Semoga iven ini berjalan dengan baik dan lancar. Paling tidak, jumlah kecelakaan lalu lintas dapat menurun 25 persen. Patuhi komitmen yang telah diucapkan, teruslah menyosialisasikan kegiatan ini di masyarakat maupun di sekolah-sekolah,” ujarnya.

Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kapolres Tanjungpinang AKBP Patar Gunawan, Gubernur Provinsi Kepri Muhammad Sani mengatakan, keselamatan adalah prinsip. Namun kenyataannya, prinsip tersebut tidak sejalan dengan keadaan di lapangan. Kebiasaan berkendaraan yang tidak sehat, kebut-kebutan, tidak memakai perlengkapan berkendaraan serta tidak mematuhi aturan lalu lintas membuat kecelakaan di jalan raya tidak dapat dihindari.

Data yang tercatat di Polda Kepri tahun 2013, fatalitas kecelakaan tercatat sebanyak 723 kasus kecelakaan. Kecelakaan jalan raya meninggal dunia sebanyak 189 jiwa, luka berat 369 jiwa dan luka ringan 818 jiwa. Lakalantas lintas merupakan urutan ke-10 kelompok kematian utama di dunia. “Oleh karena itu, berdasarkan Intruksi Presiden Nomor 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas, mari kita ciptakan keselamatan berlalu lintas,” ajaknya.

Program Gerakan Pelopor Keselamatan Berlalulintas yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia ini merupakan bentuk kepedulian dan rasa tanggungjawab untuk mencegah dan mengurangi lakalantas secara signifikan. “Dengan meningkatnya angka kecelakaan di jalan raya setiap tahun, perlu upaya bersama menanganinya. Oleh karena itu partisipasi dan kemitraan dari masyarakat dan para pemangku kepentingan sangat penting dalam mengambil langkah-langkah yang diperlukan dalam rangka mencegah dan mengurangi terjadinya lakalantas,” ucapnya.

Usai memberi sambutan, Wakil Walikota Tanjungpinang meresmikan pemakaian mobil pelayanan SIM keliling, Acara ditutup dengan melepas konvoi kendaraan yang diikuti motor besar, mobil jeep, mobil sedan dari komunitas otomotif yang ikut memeriahkan kegiatan. Peserta konvoi mengikuti mobil pengawalan menuju Bintan Center.

Acara turut dihadiri oleh FKPD, SKPD, Tokoh Masyarakat, komunitas otomotif kendaraan roda dua dan roda empat, serta jajaran Polres Tanjungpinang. ( HK yan)

Redaksi

About the Author: Redaksi

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *