Aksi Kevin dan Fahri Harukan Peringatan Hari Ibu ke-85

Kevin penderita cacat ganda diapit Gubernur Kepri Muhammad Sani, Hj. Aisyah Sani, Hj. Rekaveny Respationo dan Ny. Robert Iwan Loriaux usai tampil membacakan puisi pada peringatan hari Ibu ke-85 dan HUT DWP Kepri ke-14 di Halaman eks Kantor Gubernur jl Basuki Rahmat.
Kevin penderita cacat ganda diapit Gubernur Kepri Muhammad Sani, Hj. Aisyah Sani, Hj. Rekaveny Respationo dan Ny. Robert Iwan Loriaux usai tampil membacakan puisi pada peringatan hari Ibu ke-85 dan HUT DWP Kepri ke-14 di Halaman eks Kantor Gubernur jl Basuki Rahmat.

Tanjungpinang (BT) – Haru biru mewarnai Peringatan Hari Ibu ke-85 dan HUT Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kepri ke-14 di Halaman eks Kantor Gubernur Kepri  Jl. Basuki Rahmat, Tanjungpinang, Senin (23/12/2013).

Seluruh mata tertuju kepada aksi dua bocah penyandang disabilitas Kevin dan Fahri yang memperlihatkan kelebihannya dibalik kekurangan fisik yang dia miliki. Untuk kedua bocah tersebu, Gubernur Provinsi Kepulauan Riau Drs. H. Muhammad Sani dan istrinya H. Aisyah Sani pun  langsung memberikan pelukan dan ciuman hangat kepada keduanya.

Bagaimana tidak, Kevin dengan keadaan cacat ganda yakni tunagrahita dan cacat fisik mampu membacakan puisi dengan baik dihadapan Gubernur dan para undangan. Begitu juga Fahri, si penyandang tunanetra mampu memainkan drum dengan energik dan lincah sesuai irama. Tidak hanya Gubernur dan istrinya yang memberikan pelukan hangat, tetapi juga Hj. Rekafeni Respationo serta ketua DWP Kepri Ny. Robert Iwan Loriaux.

Awal keharuan  ketika  Kevin dengan susah payah membacakan puisi berjudul ‘Ibu’.  Siswa SDLB Tanjungpinang penyandang cacat ganda itu membuat mata para ibu yang hađir terdiri dari PKK Kepri, DWP, BKOW dan sejumlah organisasi kewanitaan yang hađir berkaca-kaca menyaksikannya aksinya.

Dengan terbata-bata kevin berusaha mengeluarkan artikulasi bait demi bait kata agar jelas dan lugas terucap. Dan usahanya tersebut berhasil menyedot perhatian  para undangan.

“Engkaulah pelita hidupku ibu. Terimakasih ibu,” ujar Kevin di bait puisinya yang ia bacakan dengan bersusah payah.

Adrenalin keibuan para wanita yang hadir  kembali diuji dengan penampilan Fahri. Bocah penyandang tunanetra itu menabuh drum dengan lincah dan energik. Dengan luar biasa Fahri membuat para hadirin tak henti-hentinya bertepuk tangan. Fari juga merupakan siswa SDLB Tanjungpinang. Dengan wajah yang terus tersenyum fahri seakan sudah bersahabat dengan stik drum, simbal, dan komponen drum lainnya.

Diakhir Penampilan, Kevin dan Fahri pun kebanjiran amplop dari para undangan yang didominasi kaum ibu. Pemberian amplop diawali dari Ketua PKK Kepri Hj. Aisyah Sani, disusul Hj. Rekafeni Respationo, Ny. Robert dan sejumlah undangan lainnya.

“Inilah yang selalu katakan bahwa penyandang disabilitas itu tidak memiliki kekurangan, namun justru dia memiliki banyak kelebihan,” kata Gubernur usai memeluk dan menciumi kedua bocah tersebut diakhir penampilan anak ajaib itu.

Berkaitan dengan Peringatan Hari ibu dan HUT DWP, dalam sambutannya Gubernur Provinsi Kepri mengatakan, bahwa peran para ibu sangat besar sekali. Tidak hanya dalam membina rumah tangga, tetapi juga dalam hal pembangunan. Karena semua pembangunan yang terwujud hingga saat ini tidak mungkin bisa terlepas dari peran kaum wanita.

“Sekian hari perempuan dituntut untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuannya agar bisa disejajarkan dengan kaum lelaki. Dan kita (Kepri) sudah komitmen untuk mewujudkan kesetaraân itu dengan tidak ada bias gender  dan diskriminasi terhađap kaum perempuan,” Kata Gubernur.

Gubernur melanjutkan, bahwa antara perempuan dan laki-laki memiliki peran masing-masing
Dalam mewujudkan. Pembangunan tidak hanya fisik namun ada bentuk pembangunan yang membutuhkan perempuan yang memiliki jiwa keibuan, sehingga lebih peka, halus dan lembut.

Pada kesempatan ini Gubernur juga memberikan sejumlah penghargaan kepada para wanita yang berhasil menorehkan prestasi diajang Lomba pengelolaan program pemberdayaan perempuan ditingkat Provinsi Kepulauan Riau tahun 2013. (Humas).

Redaksi

About the Author: Redaksi

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *