Minta Hape Dikembalikan, Mantan Pacar Dihajar

TANJUNGPINANG-(BT)-Halijah (20) seorang mahasiswi di sebuah perguruan tinggi di Tanjungpinang, babak belur dihajar  mantan kekasihnya, Devi Putra (20), yang juga merupakan teman kuliah korban. Bahkan perlakuan kasar dan pemukulan  itu sudah sering diterima korban ketika mereka masih berpacaran.

Menurut Kapolres Tanjungpinang AKBP Patar Gunawan, melalui Kapolsek Tanjungpinang Timur AKP, Riki Iswoyo, pada wartawan kemarin, kejadian tersebut, berawal ketika korban dan Putra, sepakat untuk mengakhiri hubungan kasih antara mereka yang sudah beberapa bulan terjalin. “Korban dan tersangka,  pernah berpacaran, tapi putus, belum lama ini,” katanya.

Sebelum mereka memutuskan hubungan asmara di antara mereka, korban  yang baru duduk di semester satu sebuah perguruan tinggi di Tanjungpinang tersebut, pernah membelikan hape Blackberry untuk Putra, sebagai tanda cinta korban pada Putra. “Jadi setelah putus, korban meminta kembali hape yang sudah pernah ia berikan pada tersangka,” jelasnya.

Pada Kamis, (14/12) sekitar pukul 08.45 WIB, korban mendatangi rumah tersangka, yang berada di Jalan Sultan Sulaiman, Kampung Bulang Bawah RT 02 RW 10 Tanjungpinang Timur.

Saat itu, korban mencoba meminta secara baik-baik hape Black Berry, yang pernah ia berikan pada Putra. Tapi Putra enggan mengembalikan hape tersebut, sementara korban juga berkeras meminta hape itu kembali. Akibatnya terjadilah perang mulut antara korban dan tersangka.

Pertengkaran pun semakin membesar, sehingga Putra tidak kuasa lagi menahan emosinya, dan tanpa pikir panjang lagi, Putra pun langsung memukul mantan kekasihnya tersebut. “Pengakuan korban, wajahnya ditampar beberapa kali,” tuturnya.

Korban tidak bisa berbuat banyak waktu itu, dan hanya bisa menangis mendapat perlakuan tersebut. Melihat korban kesakitan dan menangis, Putra tidak peduli. Bahkan ia malah menarik kepala korban dan membenturkannya ke meja.

Usai dihajar hingga babak belur, korban pun keluar dari rumah Putra dan pulang ke rumahnya. Melihat keadaan anaknya babak belur, orangtua korban pun mengajak korban ke rumah sakit, dan melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Tanjungpinang Timur. “Korban melapor dengan didampingi orangtuanya,” paparnya.

Saat melapor, korban juga mengatakan bahwa ia sudah sering diperlakukan kasar, bahkan hingga dipukul, dan ditampar, ketika mereka masih berpacaran.(posmetrobatam,hnr)

Redaksi

About the Author: Redaksi

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *