Batam-Lingga Segera Bisa Langsung Akses

Gubernur Prropinsi Kepri drs. H. Muhammad  Sani didampingi Kepala Dinas Perhubungan Muramis,Kepala Disnakertrans Tagor Napipulu dan Kepala Biro Humas  dan Protokol meninjau Desa Cijantung,Batam,Kamis (31/10/2013) Batam-Lingga akan dibangun disini
Gubernur Prropinsi Kepri drs. H. Muhammad Sani didampingi Kepala Dinas Perhubungan Muramis,Kepala Disnakertrans Tagor Napipulu dan Kepala Biro Humas dan Protokol meninjau Desa Cijantung,Batam,Kamis (31/10/2013) Batam-Lingga akan dibangun disini

TANJUNGPINANG-( beritatanjungpinang.com) Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau sudah komitment dalam mengembangkan konektifity yang bisa merangkai daerah yang satu dengan daerah lainnya. Ditambah lagi, Kepri memang merupakan daerah kepulauan yang teridiri dari pulau-pulau yang perlu infrastruktur  untuk mewujudkan hal itu.

Kelancaran transportasi adalah target utama Pemprov Kepri, diantaranya dengan membangun bandara dibeberapa daerah yang dinilai masih terisolir, membangun dermaga, menambah armada, maskapai dan sebagainya agar arus barang dan orang dari satu daerah ke daerah lain bisa lebih cepat dan lancar. Gubernur Provinsi Kepri Drs. H. Muhammad Sani, Kamis (31/10/2013) mengunjungi Desa Cijantung, Kelurahan Cijantung, Kecamatan Galang Kota Batam.

Gubernur berencana mengembangkan pelabuhan yang ada di desa tersebut agar lebih representatif untuk menghubungkan ke Desa Benan, Kabupaten Lingga.

Selama ini jalur transportasi dari Batam ke Kabupaten Lingga hanya bisa ditempuh melalui Pelabuhan yang ada di Tanjungpinang yang jelas memakan waktu hingga empat jam, menguras tenaga dan biaya. Oleh sebab itu, maka diperlukanlah pelabuhan di Batam yang bisa langsung konek ke Lingga, dan Pelabuhan Cijantung yang merupakan eks pelabuhan pengungsi Vietnam di jembatan V Batam ini adalah jawabannya.”Pelabuhan ini di bangun  tentu ada dasar pemikirannya. Transportasi Batam-Lingga selama ini hanya lewat Tanjungpinang. Maka dengan adanya pelabuhan ini, nantinya bisa langsung dan bahkan lebih cepat, karena bisa ditempuh tidak ampai satu jam dari sini,” kata Gubernur.
Dikatakan Gubernur, bahwa Objek wisata di Kabupaten Lingga cukup bagus. Baik wisata alamnya seperti Gunung dan pantai, wisata kuliner dan sebagainya. Namun  jika tanpa akses yang mudah, maka menjadi tidak menarik, karena tidak akan ada satupun wisatawan yang mau datang ke daerah yang aksesnya susah. Dan kemenarikan alam di Pulau Lingga hanya akan menjadi seperti onggokan emas tanpa arti.”Akhir tahun 2014 mudah-mudahan pelabuhan ini sudah bisa beroperasi seperti yg diinginkan.Efeknya juga tentu sangat luas, baik dalam hal  ekonomi, sosial, transportasi dan sebagainya,” ujar Sani yang kehađirannya disambut baik masyarakat Cijantung.
Dalam pembangunannya, Pemprov Kepri akan bekerjasama dengan Pemko Batam, terutama menyangkut pendanaan. Dari total dana Rp16.6 miliar yang dibutuhkan, Pemerintah Provinsi Kepri akan membiayai sebesar Rp10.1 miliar, sedangkan Rp6.5 miliarnya akan dibiayai oleh Pemko Batam.Dengan kondisi yang seadanya saat ini, pelabuhan Cijantung sudah melayani rute ke Tanjungpinang, Tanjung Batu, dan  Tanjung Balai. Sedangkan ke Lingga belum sama sekali.Dari Cijantung, pada kesempatan ini Gubernur yang didampingi Kepala Dinas Perhubungan Muramis, Kepala Disnakertras Tagor Napitupulu dan Kepala Biro Humas dan Protokol Hei Mokhrizal serta beberapa staff langsung meninjau Pelabuhan yang ada di Desa Benan, Kabupaten Lingga.
Pelabuhan yang nantinya akan menjadi tujuan dari Cijantung. Karena akan menjadi sia-sia jika Pelabuhan Cijantung disiapkan, namun pelabuhan tempat tujuan gahkan tidak siap.Pada kesempatan ini, Gubernur meminta kepada pemkab Lingga agar menyiapkan fasilitas pelabuhan. Sehingga ketika pelabuhan Cijantung sudah siap beroperasi, pihak pelabuhan Benan juga siap dilabuhi. Halini disampaikan Gubernur, langsung kepada Dinas perhubungan Pemkab Lingga yang pada kesempatan ini ikut dalam rombongan. (Humas)
Redaksi

About the Author: Redaksi

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *