Choel: Keluarga Besar Mallarangeng Kenal Bunda Putri

Choel Mallarangeng (sumber : antara )
Choel Mallarangeng (sumber : antara )

Jakarta – Andi Zulkarnaen Mallarangeng atau akrab dipanggil Choel Mallarangeng mengaku bahwa keluarga besarnya mengetahui sosok Bunda Putri yang menjadi polemik sejak namanya muncul dalam sidang perkara dugaan suap dan pencucian uang terkait penentuan kuota impor daging sapi di Kementerian Pertanian (Kemtan) tahun 2013.

“Saya secara pribadi pernah lihat orangnya (Bunda Putri). Keluarga besar tahu,” kata Choel usai menjalani pemeriksaan di kantor KPK, Jakarta, Rabu (16/10).

Tetapi, ketika ditanya identitas asli dari bunda putri, Choel mengaku tidak ingat. Walaupun, membantah bahwa wanita tersebut adalah kepala rumah tangga Cikeas.

Demikian juga, ketika ditanya kaitan kakak kandungnya Andi Alfian Mallarangeng yang merupakan tersangka korupsi Hambalang dengan Bunda Putri, Choel menjawab tidak tahu.

“Saya tidak mengenai itu,” jawab Choel sambil sedikit terbata ketika ditanya apakah Andi pernah ke rumah bunda putri atau tidak.

Choel juga mengaku tidak tahu apakah istri Andi pernah bekerja untuk Bunda Putri atau tidak.

Seperti diketahui, polemik mengenai Bunda Putri menyeruak apalagi setelah mantan Presiden Partai Kedilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq mengatakan bahwa Bunda Putri adalah orang dekat Presiden SBY yang memiliki informasi akurat perihal reshuffle kabinet.

Bahkan, Luthfi menyebut dia dikenalkan ke Bunda Puteri oleh Ketua Majelis Syuro PKS, Hilmi Aminudin. Sebab, dia disebut sebagai penghubung antara dewan pembina ke dewan pembina. Sehingga, diminta berhubungan dengan Bunda Puteri untuk menanyakan perihal reshuffle kabinet.

Menanggapi pernyataan Luthfi tersebut, SBY yang baru kembali dari kunjungan kerja ke Brunei Darussalam dalam rangka menghadiri KTT ASEAN ke-23, menegaskan bahwa pernyataan mantan Presiden PKS tersebut bohong.

Kepala Negara mengaku, tidak mengenal dan memiliki kedekatan dengan seseorang yang disebut Luthfi sebagai Bunda Putri.

“Seribu persen Luthfi berbohong,” kata Presiden saat memberikan keterangan pers di Base Ops Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (10/10).

Bahkan, lanjut Presiden, keluarga dan jajaran Kepresidenan tidak tahu menahu tentang Bunda Putri.

Oleh karena itu, Presiden memerintahkan Mensesneg (Menteri Sekretaris Negara) Sudi Silalahi untuk menelepon Menteri Pertanian (Mentan) Suswono dan meminta klarifikasi mengenai identitas Bunda Putri.

Bahkan, Presiden menegaskan agar aparat penegak hukum khususnya KPK untuk betul-betul mengungkap kejahatan yang melibatkan mereka. Sebab, siapa yang salah harus bertanggungjawab.

“Saya minta tegakkan keadilan di negeri tercinta, kebenaran dan keadilan. Kalau ada kejahatan dan kejahatan itu sedang diusut dan ditegakkan secara hukum yang melibatkan namanya Luthfi Hasan Ishaaq, saya minta tegakkan benar, ungkap secara tuntas, tegakkan hukum seadil-adilnya, ksatria,” kata SBY.

Namun, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hanya merespon bahwa pihak jaksa belum akan memanggil Bunda Putri untuk didengar kesaksiannya dalam sidang.

Suara Pembaruan

Penulis: N-8/TK

Sumber:Suara Pembaruan

Redaksi

About the Author: Redaksi

You May Also Like

1 Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *