Masuk Ranah Perdata, Terdakwa Kasus Tali Pusar di Bank Singapura Lepas

Terdakwa Kasus Tali Pusar
Terdakwa Kasus Tali Pusar

Jakarta – Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) melepaskan Nani Permadhi dan Yuri Puji Listiyani karena terbukti tidak melakukan tindak pidana penipuan. Sengketa tali pusar anak Julita Indrawadi di Singapura yang dilaporkan hilang murni kasus perdata.

“Memutuskan, mengadili, perbuatan kedua terdakwa bukan merupakan tindak pidana. Maka persengketa itu sebaiknya diselesaikan dengan mediasi di Singapura. Jika tidak bisa diselesaikan dengan mediasi, maka diajukan ke persidangan di Singapura,” putus ketua majelis hakim Kasianus Telaumbanua dalam sidang terbuka untuk umum di PN Jakpus, Jl Gadjah Mada, Selasa (1/10/2013).

PT Krista Medika menawarkan jasa penyimpanan sel tali pusar kepada Julita pada 2006 silam. Mereka bekerjasama dengan StemCord LTD yang berkedudukan di Singapura. Duduk selaku Dewan Komisaris PT Krista Medika Nani dan Komisaris PT Krista Medika Yuri.

Tahun 2010, saat Julita akan mengambil tali pusarnya, ternyata terjadi masalah. Julita kemudian membawa kasus ini ke jalur hukum. Setelah melalui proses pengadilan, ternyata dugaan Julita tidak terbukti.

“Tidak dilakukan penahanan karena bukan merupakan pidana dan kedua terdakwa harus dilepaskan dari segala tuntutan hukum,” ujar Kasianus.

PN Jakpus dalam putusannya juga mengembalikan hak dalam kedudukan dan martabatnya seperti semula. Sebelumnya jaksa penuntut umum (JPU) menuntut kedua terdakwa 2 tahun penjara karena tindak pidana penipuan.

Selama persidangan, kedua terdakwa beberapa kali menganggukkan kepala dan sesekali tersenyum. Usai vonis, keduanya langsung menyalami hakim dan meninggalkan ruang sidang.

Atas vonis ini, pengacara Julita, Gabriel Goa, keberatan. Namun belum memikirkan apakah akan mengajukan banding atau tidak.

“Kalau ini kasus perdata mengapa saat dilaporkan ke Polda tidak dihentikan?” ujarnya.( detik.com)

 

Redaksi

About the Author: Redaksi

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *