42 Patun dan Pasis Dikreg XL Belajar Ke Kepri

Sekda Kepri  Memberikan  Cendramata
Sekda Kepri Memberikan Cendramata

TANJUNGPINANG -( BT ) -Sedikitnya 42 Patun dan Pasis Dikrek XL Sesko TNI TA 2013 melakukan Kuliah Kerja Dalam Negeri khususnya dalam hal Pertahanan Wilayah di Kepulauan Riau, Senin (9/9/2013). Rombongan yang dipimpin oleh Komandan Korsis Brigjen Gatot Suprapto ini disambut oleh Plt. Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau Robert Iwan L dan wakil ketua DPRD Kepri Ing Iskandarsyah di Ruang Rapat Utama Pemprov kepri di Pulau Dompak.

Dijelaskan bahwa Pelaksanaan Pendidikan Reguler XL Sesko TNI TA 2013 ini sudah berjalan selama 6 bulan dari total waktu yang direncanakan 9 bulan. Diikuti oleh sebanyak 105 orang Perwira Siswa yang terdiri dari 100 orang Perwira TNI berpangkat Kolonel, dengan komposisi siswa dari TNI AD 50 orang, TNI AL 29 orang dan TNI AU 21 orang, serta 5 orang Pasis mancanegara yakni dari Aljazair, Australia, India, Singapura dan Thailand.

Tiga Provinsi yang dipilih untuk pusat pembelajaran adalah Sumatera Selatan, Riau dan Kepulauan Riau yang dilaksanakan secara bersamaan yang dilaksanakan secara bersamaan. Adapun personel yang terlibat dalam KKDN di Kepulauan Riau berjumlah 42 orang yang terdiri dari pimpinan rombongan, pakar, Patun dan staf 10 orang serta Perwira Siswa 32 orang.

“Kegiatan KKDN ini adalah untuk mengaplikasikan teori, dikaitkan dengan kondisi nyata di lapangan, yang kemudian di analisis menjadi suatu konsep dalam rangka pengembangan pertahanan negara dikaitkan dengan kemungkinan ancaman dan permasalahan-permasalahan yang ada baik potensial maupun nyata. Disamping juga untuk meningkatkan menusun strategi penataan pertahanan wilayah agar memiliki daya tangkal dan konsep pertahanan wilayah yang mantap dan dinamis,” kata Komandan Korsis Brigjen Gator Suprapto saat menyampaikan sambutan.

Hal ini mengingat penyelenggaraan pertahanan wilayah perlu diupayakan secara proporsional yang dilaksanakan bersama-sama antara TNI dengan komponen bangsa lainnya, sesuai dengan peran dan fungsinya masing-masing.

Sementara itu, pada kesempatan ini, Plt. Sekdaprov Kepri Robert Iwan L mengaku menyambut baik kedatangan para Perwira Siswa yang mendapatkan tugas belajar ke Kepri tersebut. Pada kesempatan ini dia memaparkan seluruh wilayah perbatasan yang berada di Kepri. Terutama wilayah-wilayah yang dianggap potensi bermasalah serta langkah-langkah strategis yang sekiranya perlu segera di ambil tindakan.

“Kepri ini daerah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, terutama Singapura. Kita ini memiliki banyak potensi untuk meningkatkan perekonomian dan , dan karena itulah Singapura selalu melirik daerah kita ini untuk dijadikan wilayah yang bisa mendatangkan keuntungan bagi negaranya. Bahkan, ketika mereka rapat membicarakan Indonesia, mereka sebenarnya hanya membahas Kepri, karena Kepri bagi mereka adalah ladang emas yang menguntungkan,” kata Robert diiyakan wakil ketua DPRD Kepri Ing iskandarsyah. (Humas)

Redaksi

About the Author: Redaksi

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *