Gubernur Hadiri Pelantikan Praja IPDN

Presiden RI  Mengadiri Pelantikan IPDN
Presiden RI Mengadiri Pelantikan IPDN
TANJUNGPINANG -( BT ) -Gubernur Kepri Drs. H Muhammad Sani menekankan agar praja praja IPDN asal Kepri untuk menggunakan ilmu yang didapat sebaik-baiknya, sehingga memberi manfaat besar bagi masyarakat. Apa hang didapat, ditambah dengan praktek lapangan, tentu harus dibarengi dengan kemampuan untuk bekerja efisien, responsif, serta memiliki profuktivitas yang tinggi, yang semuanya bermuara pada pelayanan prima.

Pesan ini disampaikan Gubernur H Muhammad Sani usai menghadiri upacara pelantikan Pamong Praja Muda IPDN Angkatan XX tahun 2013 di Graha Wiyata Praja, Kampus IPDN, Jatinangor, Jawa Barat, Rabu (28/8) oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Pelantikan Angkatan XX ini diikuti 1.459 praja. Mereka terdiri atas wisudawan program Diploma IV dan S1 dan berasal dari Sabang hingga Merauke. Dari jumlah itu, 22 di antaranya adalah praja dari Kepulauan Riau.

 

Gubernur mengingatkan agar praja asal Kepri yang masih menjalani pendidikan untuk menjalankan tugas mereka dengan sebaik-baiknya. Tugas mereka saat ini adalah belajar, belajar dan belajar. “Semoga semua berhasil dan dapat membahagiakan orang tua,” kata Gubernur Sani.

Gubernur juga berpesan agar para praja untuk menjaga nama negeri Segantang Lada ini. Apalagi, dengan Rektor IPDN merupakan orang Kepri, praja-praja asal Kepri harus menjaga nama Kepri. Praja juga diminta benar benar menjalankan tugasnya, yaitu belajar sebaik baiknya, untuk kemudian berbakti buat bangsa dan negara.

Presiden SBY hadir dengan didampingi Ibu Negara Hj Ani Bambang Yudhoyono. Hadir pula Mendagri Gamawan Fauzi, Menko Polhukam Djoko Suyanto, Mendikbud M Nuh, Menteri PAN dan Reformasi Birokrasi Azwar Abubakar, Menpora Roy Suryo, dan Mensesneg Sudi Silalahi serta Rektor IPDN Suhajar Diantoro. Sementara dari Kepri hadir juga Plt Sekdaprov Robert Iwan Loriaux dan Kepala BKD Abdul Malik yang anaknya ikut dilantik.

Gubernur Sani pun menekankan para praja menjalankan apa yang disampaikan Presiden dalam pelantikan itu. Dalam pelantikan itu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berpesan kepada para pamong praja muda IPDN agar menjauhi segala bentuk penyalahgunaan wewenang dan tindak pidana korupsi.

Para pamong praja muda melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab serta berbuat baik kepada rakyat. “Mari kita bangun citra pemerintahan yang baik dan bersih serta langsung dirasakan kehadirannya di masyarakat,” kata Presiden.

Dalam berbagai kesempatan, Sani menekankan kepada pegawainya untuk selalu patuh pada aturan dalam menjalankan aktivitas. Para pegawai harus kreatif namun tetap taat aturan. “Jump up by law,” kata Sani dalam berbagai kesempatan.

Dalam kesempatan itu, Presiden mengatakan, untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan aparatur pemerintahan yang bersih, pemerintah telah menetapkan kebijakan nasional reformasi birokrasi. Reformasi birokrasi hanya akan berhasil jika ada perubahan pola pikir dan budaya kerja aparatur.”Reformasi birokrasi dikatakan berhasil dengan baik jika tidak ada lagi tindak pidana korupsi dan penyimpangan yang dilakukan oleh aparatur pemerintahan,” kata Presiden.

Menurut Presiden aparatur pemerintahan yang baiktidak mempersulit dan menghambat urusan apapun, serta akuntabel atas semua pelaksanaan tugas yang dibebankan kepadanya. Reformasi birokrasi juga dikatakan berhasil dengan baik, Presiden menambahkan, jika ada reward dan punishment yang adil dan transparan (h(HMS,MAT )

 

,,

Redaksi

About the Author: Redaksi

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *