Wagub Lepas Kafilah Kepri Tanding di STQ

Wakil  Gubernur Kepri Menyalami  qoriyah  yang  akan bertanding  di STQ KE 22 diBabel
Wakil Gubernur Kepri Menyalami qoriyah yang akan bertanding di STQ KE 22 diBabel

TANJUNGPINANG -( BT) -Rombongan kafilah provinsi Kepri yang akan bertanding di Seleksi Tilawatil Quran (STQ) di Bangka Belitung resmi dilepas Wakil Gubernur Kepri Dr.Soerya Respationo,SH MH. Dalam pesannya, Wagub meminta agar para qori-qoriyah yang akan bertanding mengeluarkan kemampuan terbaiknya.

“Pesan saya, jangan membebani pikiran dengan target juara. Tapi, mengikhtiarkan diri memberikan penampilan terbaik,” kata Soerya di Quran Center, Sekupang, Rabu (21/8/2013). Wakil Gubernur juga meminta kepada seluruh kafilah untuk tetap kompak selama bertanding nanti.

 

Kekompakan ini,menurut Soerya, merupakan salah satu faktor kunci suksesnya Kepri di STQ ke-22 ini. “Yang paling penting bagaimana berusaha semaksimal mungkin. Selain itu, qori-qoriyah, pelatih dan ofisial supaya kompak bersatu,” pinta Soerya.

Jika memang akhirnya tidak memuaskan, Pemprov Kepri akan tetap menerima dengan senang hati apapun hasilnya. “Sukur-sukur kita bisa juara umum. Kalau juara, saya akan menyiapkan bonus pribadi. Pemprov juga akan menganggarkan bonus kepada kalian,” janjinya.

Tak hanya bonus, Soerya berpesan kepada Biro Kesra, Sekdaprov Kepri untuk mengurus setiap detail kebutuhan kafilah selama berada di Bangka Belitung. “Kepada Biro Kesra, saya minta untuk mengurus kafilah dengan baik mulai dari berangkat hingga kembali ,” tegasnya.

Sementara itu, Kakanwil Depag Hendarlin Umar meminta kepada pelatih dan offisial Kepri terus memperbaiki kelemahan-kelemahan qori-qoriyah. Sehingga, target lima besar seperti yang pernah dicapai dua tahun lalu tetap terjaga. “Harapan kami kepada offisial, masih ada waktu untuk memperbaiki kelemahan kita,” kata Hendarlin.

Pada STQ di Kalimantan lalu, Kepri berhasil berada di peringkat 4. Sedangkan pada MTQ di Ambon, Kepri berada di peringkat ketiga nasional. Berbagai persiapan pun telah dilakukan dengan menggelar sejak 12-19 Agustus yang lalu. Tak hanya itu, qori-qoriyah yang bertanding juga diajak untuk menimba ilmu di Malaysia dan Singapura.

Adapun total kafilah berjumlah 34 orang yang terdiri dari 17 orang qori-qoriyah,sembilan orang pelatih provinsi dan delapan orang pelatih nasional (humas)

 

 

 

Rombongan kafilah provinsi Kepri yang akan bertanding di Seleksi Tilawatil Quran (STQ) di Bangka Belitung resmi dilepas Wakil Gubernur Kepri Dr.Soerya Respationo,SH MH. Dalam pesannya, Wagub meminta agar para qori-qoriyah yang akan bertanding mengeluarkan kemampuan terbaiknya.

“Pesan saya, jangan membebani pikiran dengan target juara. Tapi, mengikhtiarkan diri memberikan penampilan terbaik,” kata Soerya di Quran Center, Sekupang, Rabu (21/8/2013). Wakil Gubernur juga meminta kepada seluruh kafilah untuk tetap kompak selama bertanding nanti.

 

Kekompakan ini,menurut Soerya, merupakan salah satu faktor kunci suksesnya Kepri di STQ ke-22 ini. “Yang paling penting bagaimana berusaha semaksimal mungkin. Selain itu, qori-qoriyah, pelatih dan ofisial supaya kompak bersatu,” pinta Soerya.

Jika memang akhirnya tidak memuaskan, Pemprov Kepri akan tetap menerima dengan senang hati apapun hasilnya. “Sukur-sukur kita bisa juara umum. Kalau juara, saya akan menyiapkan bonus pribadi. Pemprov juga akan menganggarkan bonus kepada kalian,” janjinya.

Tak hanya bonus, Soerya berpesan kepada Biro Kesra, Sekdaprov Kepri untuk mengurus setiap detail kebutuhan kafilah selama berada di Bangka Belitung. “Kepada Biro Kesra, saya minta untuk mengurus kafilah dengan baik mulai dari berangkat hingga kembali ,” tegasnya.

Sementara itu, Kakanwil Depag Hendarlin Umar meminta kepada pelatih dan offisial Kepri terus memperbaiki kelemahan-kelemahan qori-qoriyah. Sehingga, target lima besar seperti yang pernah dicapai dua tahun lalu tetap terjaga. “Harapan kami kepada offisial, masih ada waktu untuk memperbaiki kelemahan kita,” kata Hendarlin.

Pada STQ di Kalimantan lalu, Kepri berhasil berada di peringkat 4. Sedangkan pada MTQ di Ambon, Kepri berada di peringkat ketiga nasional. Berbagai persiapan pun telah dilakukan dengan menggelar sejak 12-19 Agustus yang lalu. Tak hanya itu, qori-qoriyah yang bertanding juga diajak untuk menimba ilmu di Malaysia dan Singapura.

Adapun total kafilah berjumlah 34 orang yang terdiri dari 17 orang qori-qoriyah,sembilan orang pelatih provinsi dan delapan orang pelatih nasional (hms,mat )

Redaksi

About the Author: Redaksi

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *