Bintan – Mobil Panther Pembawa 2 Drum Solar Terbakar

Mobil Panther BP 1703 QW yang terbakar diduga mengangkut BBM jenis Solar , oleh Jendaras
Mobil Panther BP 1703 QW yang terbakar diduga mengangkut BBM jenis Solar (Foto: Jendaras)

BINTAN (BT) – Mobil Panther BP 1703 QW mengangkut 2 drum Bahan Bakar Minyak (BBM) yang diduga illegal, terbakar di depan Topekong, Desa Toapaya Selatan, Kamis (15/8) petang.

Mobil terbakar sekitar pukul 18.00 WIB  dan baru bisa dipadamkan pada pukul 19.20 WIB setelah mobil Pemadam Kebakaran milik Kantor Camat Toapaya datang ke lokasi.

Menurut informasi yang dihimpun di lapangan, mobil tersebut beberapa menit sebelum terbakar melewati Batu 16 Tanjungpinang, dalam kecepatan cukup tinggi menyerempet pengendara sepeda motor. Hingga pengendara sepeda motor tersebut terjatuh dan terluka lecet-lecet di tubuhnya. Korban terluka tersebut ditolong oleh pengendara mobil menuju Puskesmas Toapaya.

“Setelah terjadi serempetan, sopir Panther tersebut tidak menghentikan mobilnya. Namun mengendarai lebih kencang menuju Topekong di Desa Toapaya Selatan, dan memarkir mobil tersebut di halaman Topekong tersebut. Tidak diketahui apa sebabnya, tiba-tiba mobil tersebut terbakar,” ujar salah seorang saksi mata yang tak ingin disebut namanya.

Masih keterangan saksi bahwa kebakaran tersebut terjadi cukup lama, bahkan terdengar ledakan hingga tiga kali. Kemungkinan ledakan berasal dari 2 drum yang diduga kuat BBM. Kebakaran sekitar 80 menit. Lamanya kebakaran kemungkinan disebabkan oleh banyaknya BBM yang berada di dalam drum tersebut.

Sewaktu terjadi kebakaran, sopir mobil Panther tersebut tidak berada di tempat. Diduga karena panik ia melarikan diri. Pada kebakaran ini tidak ada korban jiwa. Kerugian material diduga ratusan juta rupiah.

“Awalnya mobil itu menyerempet orang hingga luka-luka, sekarang orangnya di Puskesmas Toapaya. Lalu melarikan diri ke Topekong ini. Tak tahu apa sebabnya mobil pembawa 2 drum BBM ini terbakar dan meledak hingga tiga kali,” kata sumber tidak mau dikorankan.

Kapolsek Gunungkijang AKP Jun Khaidir sewaktu dikonfirmasi mengatakan polisi belum mengetahui siapa pemilik mobil tersebut. Saat ini anggotanya sedang mengumpulkan informasi di lapangan. “Kita akan mencari informasi ke Samsat untuk mengetahui pemilik BP 1703 QW ini siapa. Saat ini anggota saya masih berada di lapangan,” kata Jun Khaidir. (Jendaras)

Redaksi

About the Author: Redaksi

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *