Pulau Cengkui Butuh Kapal Perintis

Walikota Batam , Mengunjungi Pulau Cengkui
Walikota Batam , Mengunjungi Pulau Cengkui

BATAM – rombongan safari ramadhan Walikota Batam Ahmad Dahlan, bertolak dari Pelabuhan Internasional Sekupang menuju ke Pulau Cengkui, Kelurahan Pantai Gelam Kecamatan Bulang. Batam satu yang membawa rombongan berjalan lambat tapi pasti menuju Pulau Cengkui.
Waktu tempuh menuju Pulau Cengkui kurang lebih 25 menit. Sesampai di sana, masyarakat khususnya bapak-bapak sangat antusias menyambut kedatangan rombongan, dengan berbaris sepanjang pelantar menuju Masjid Nur Taqwa. Para rombongan turun dari kapal langsung bersalaman dengan warga yang telah berbaris. Tak lupa sambutan kompang langsung membahana, memenuhi ruang di senja itu.
Di Masjid Nur Taqwa telah disiapkan menu berbuka oleh ibu-ibu sekitar. Mereka bergotong royong bahu membahu mempersiapkan menu berbuka untuk rombongan. Masih terlihat didepan masjid bekas tungku yang digunakan untuk memasak.

Ruli, tokoh masyarakat Pulau Cengkui mengaku sangat gembira dengan kedatangan Dahlan beserta rombongan. Karena untuk pertama kalinya Dahlan atau Walikota Batam berkunjung kesana. Dalam kesempatan tersebut Ruli meminta transportasi dari Batam ke Pulau Cengkui. Sebelumnya telah ada kapal perintis tapi saat ini kapal tersebut telah ditarik lagi oleh pemerintah. “Kalo bisa kapal perintis tersebut diadakan lagi,” harap Ruli.
Selain itu, Ruli mewakili masyarakat meminta Dahlan untuk memperbaiki pelantar kayu mereka menjadi beton. Menanggapi permintaan tokoh masyarakat tersebut Dahlan meminta Kadis Perhubungan Zulhendri untuk memberikan penjelasan tentang keberadaan Kapal Perintis.

Menurut Zulhendri kapal perintis merupakan kapal rintisan awal yang digunakan sebelum ada kapal komersil yang masuk. Kapal perintis tersebut ditarik karena nantinya ada kapal komersil yang akan beroperasi. Namun jika masyarakat masih menginginkan kapal perintis kembali beroperasi Zulhendri berjanji akan mengadakannya kembali.
Mengenai pelantar, Kepala Dinas PU Yumasnur meminta warga untuk mengajukannya dalam anggaran berikutnya dengan surat pengajuan. Dan Yumasnur berjanji pelantar tersebut akan dikerjakan secara bertahap.
Dalam kesempatan tersebut, Dahlan memberikan bantuan untuk pembangunan Masjid Nur Taqwa sebesar 10 juta. Kondisi masjid sangat sederhana, tempat wudhu masih dari tong-tong bekas. Kapasitas jamaahnya pun sedikit, sehingga tidak semua rombongan dapat melakukan sholat taraweh berjamaah. Dan lantai terasnya belum dipasang ubin.
Masyarakat memberikan apresiasi atas bantuan yang diberikan untuk pembangunan masjid. Hampir seluruh jamaah yang hadir mengantarkan rombongan sampai ke Batam Satu. Turut hadir seluruh perwakilan SKPD di lingkungan Pemerintah Kota ( mat )

Redaksi

About the Author: Redaksi

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *