Jelang Puasa, Harga Sembako Merangkak Naik di Tanjungpinang

Pasar  Tanjungpinang
Foto Pasar Tanjungpinang
Tanjungpinang (BT) – Pasca kenaikan harga BBM, sejumlah harga kebutuhan pokok mulai merangkak naik. Kenaikan harga tertinggi terjadi pada telur ayam.

Tono (30), salah satu pedagang sembako di Pasar  KUD Tanjungpinang menjual satu kilogram telur ayam dengan harga Rp19.500. Padahal, kata dia, normalnya harga telur berkisar di harga Rp15 ribu.

“Telur tiap hari naik terus. Kalau telor bukan karena harga BBM saja yang naik, tapi kebutuhan masyarakat sedang tinggi,” ujarnya.

Beberapa pembeli, menurut Tono, mempertanyakan kenaikan harga ini. Namun ada juga yang tidak. Sebab rata-rata mereka sudah paham kalau menjelang puasa, harga sejumlah kebutuhan pokok pasti naik.

Menurut Tono, setelah mengalami kenaikan menjelang Ramadan, biasanya harga akan kembali stabil setelah pekan pertama puasa. Setelah itu, lanjut Tono, satu minggu sebelum dan setelah hari raya harganya akan kembali naik. “Itu karena pasokannya terhambat dan kadang terbatas,” lanjutnya.

Selain telur, kenaikan harga juga terjadi pada minyak goreng. Satu kilogram minyak goreng kini harganya Rp10 ribu. “Tadinya Rp9 ribu,” kata Reny (23) salah satu pedagang sembako lainnya.

Reny menambahkan, kenaikan harga sembako tidak bisa dipastikan. Namun, lanjut dia, biasanya harga sembako naik menjelang puasa. Untuk saat ini, harga sembako yang masih stabil adalah beras. Satu kilogram beras rata-rata dihargai Rp8 ribu.

“Kalau beras masih tetap harganya,” lanjutnya. Tak hanya sembako saja, pedagang ayam potong pun ikut bingung dengan kenaikan harga yang terjadi.

“Sekarang udah Rp30 ribu per kilo. Normalnya Rp22 ribu, naiknya bertahap. Ya ada satu minggu ini naik terus,” tuturnya. (Mat )

Redaksi

About the Author: Redaksi

You May Also Like

1 Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *