Bupati Pinrang Studi Banding Ke Bintan

Bupati Bintan Ansar Ahmad berbincang-bincang bersama Bupati Pinrang Andi Aslam Patonangi, Rabu 26 Juni 2013. (Foto: Jendaras)
Bupati Bintan Ansar Ahmad berbincang-bincang bersama Bupati Pinrang Andi Aslam Patonangi, Rabu 26 Juni 2013. (Foto: Jendaras)

BINTAN (BT) – Bupati kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan Andi Aslam Patonangi melakukan kunjungan kerja ke pemerintah kabupatan (pemkab) Bintan, Rabu (26/6).

Kunjungan kerja tersebut dalam rangka studi banding administrasi pemerintahan desa di kabupaten Bintan. Turut hadir pula beberapa pejabat terkait di lingkungan pemkab Pinrang serta para kepala desa (kades) se-kabupaten Pinrang.

Rombongan bupati Pinrang diterima langsung oleh wakil bupati Bintan Khazalik di  aula kantor bupati Bintan, Bandar Seri Bentan.

Andi Aslam Patonangi menjelaskan kedatangan mereka ke Bintan untuk melakukan silaturahmi dan belajar tentang administrasi perangkat  pemerintahan  desa.

“Kami menginginkan tambahan ilmu dan saling belajar sehingga dalam penerapan pelayanan bidang Adminstrasi Perangkat  Pemerintahan  desa untuk memberikan pelayanan yang lebih baik lagi,” terang Aslam.

Setelah menerima rombongan bupati Pinrang, wakil bupati Bintan dan perangkat kerja daerah Bintan melakukan pemaparan tentang kondisi umum wilayah Bintan, mulai dari kawasan berikat wisata Lagoi, Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Rumah Tidak Layak Huni  (RTLH) sampai dengan program Kartu Bintan Sejahtera ( KBS).

Dijelaskan Khazalik bahwa rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) adalah salah satu program pemkab Bintan untuk mengentaskan kemiskinan yang ada di kabupaten Bintan. Program KBS dan akte kelahiran gratis adalah program pemerintah kabupaten Bintan. KBS, tujuan diluncurkannya untuk mengentaskan kemiskinan dan program akte kelahiran gratis diluncurkan karena Bintan berusaha mewujudkan kabupaten layak anak.

“Selama ini masyarakat banyak kesulitan dengan jalur yang berbelit-belit dalam pembuatan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) karena harus mengurus dari tingkat RT/RW hingga kelurahan, dengan KBS masyarakat sudah tidak lagi perlu mengurus SKTM, karena dengan KBS anak didik dari masyarakat kurang mampu akan memdapat bantuan pakaian sekolah gratis, buku gratis, lembar kerja siswa (LKS) gratis, bahkan hingga sumbangan pembangunan gratis,” urai Khazalik.

Dijelaskan juga bahwa pemerintah daerah Bintan melakukan pemerataan terhadap pembangunan infrastruktur di kecamatan dan desa-desa yang ada di Bintan, sehingga masyarakat dapat dengan nyata menikmati pembangunan yang ada.

Usai pertemuan tersebut rombongan bupati Pinrang bertemu dengan bupati Bintan Ansar Ahmad dan menyempatkan foto bersama. (Jendaras)

About the Author: Redaksi

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *