Jangan Sampai Ada Konflik Agama Di Bintan

Wakil Bupati Bintan Khazalik mengalungkan tanda Peserta Sarasehan Forum Kerukunan Umat Beragama secara simbolis, Rabu 19 Juni 2. (Foto: Jendaras)
Wakil Bupati Bintan Khazalik mengalungkan tanda Peserta Sarasehan Forum Kerukunan Umat Beragama secara simbolis, Rabu 19 Juni 2. (Foto: Jendaras)

BINTAN (BT) – Wakil Bupati Bintan Khazalik terus memantau agar tidak terjadi konflik antar umat  beragama di Bintan, demikian disampaikannya pada acara sarasehan kerukunan umat beragama di Hermes Agro Resort km 25, Kawal, Gunung Kijang, Rabu (19/6).

Dijelaskan Khazalik bahwa pada saat era reformasi sekarang ini bahaya disintegrasi sangat rawan terjadi. Banyak konflik yang terjadi karena masalah budaya, agama dan suku serta permasalahan politik, untuk itu diharapkan forum kerukunan umat beragama (FKUB) dapat menjalankan perannya dengan maksimal dan sebaik mungkin.

“Sarasehan ini dilakukan antar tokoh agama, masyarakat dan budaya dapat meminimalisir gesekan gesekan yg terjadi, dapat menelaah masalah dan menyelesaikan setiap perselisihan-perselisihan dengan arif dan bijaksana,” ucap Khazalik

Sarasehan ini juga dimaksudkan untuk memotivasi semua pihak dalam berkomunikasi menjaga keamanan dan ketertiban dalam masyarakat, terutama antar FKUB agar tidak terjadi konflik-konflik yang dapat menimbulkan keresahan pada masyarakat.

Sementara Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Bintan Irma Annisa mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan koordinasi dan komunikasi dari tokoh masyarakat, FKUB dan tokoh budaya di Bintan.

“Sebagai Badan terkait kita terus menjaga kondisi agar kondusif, kita terus pantau semua hal-hal yang berkaitan dengan keamanan dan kesatuan masyarakat, jangan sampai ada konflik dan meresahkan masyarakat,” terang Irma.

Acara sarasehan ini diikuti sebanyak 50 orang dari FKUB, tokoh Masyarakat dan budaya yang berasal dari 10 kecamatan yg ada di Bintan. Turut juga hadir beberapa narasumber dari Kejari Tanjungpinang,  Polres Bintan, Kemenag Bintan dan dari kementerian dalam negeri RI. (Jendaras)

Redaksi

About the Author: Redaksi

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *