Pemprov Kepri Suka, Hambur-Hamburkan “Proyek Mubazir” di Batam

Inilah Kalau tidak ada Perencanaan?Jembatan Penyeberangan Batamindo dan Top 100 Maka Tidak Sesuai sepelennya

BATAM,Jika bangunan jembatan itu tidak ada perencanaan akhirnya Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau kembali melakukan lelang proyek jembatan penyeberangan didepan Batamindo dan Top 100 Batu Aji dengan menggunakan sumber dana APBD Kepri anggaran 2013 sebesar Rp 405 juta.

Ketika Proyek tersebut sebelumnya sudah dikerjakan oleh kontraktor PT Elkana dan PT Bharata Mitra Pratama dengan anggaran Rp 2,6 Miliyar pada tahun 2011 namun akhirnya dihentikan karena kedua perusahaan tidak mampu menyelesaikannya tepat waktu.

Akhirnya Proses pelelangan proyek bermasalah tersebut kini dipublikasikan secara online di situs lpse.kepriprov.go.id.

Ketika diketahui kedua jembatan penyebarangan yang kini ditenderkan kembali oleh Dinas Perhubungan Pemprov Kepri ini dinilai mubazir dan hambur-hamburkan uang rakyat di sebabkan,tidak tepat sasaran pembangunannya.

Melihat kondisi jembatan yang tidak tuntas dikerjakan oleh kontraktor dan ditambah keberadaannya yang tidak tepat sasaran berakibat warga yang ingin menyeberang lebih memilih jalan biasa.

Hasil pantauan media ini ,di jembatan penyeberangan yang ada di Batamindo, terlihat jelas kondisi jembatan saat ini sudah mengkhawatirkan. Miliyaran rupiah yang dianggarkan dari APBD terbuang cuma-cuma karena tidak bisa dimanfaatkan masyarakat.

Bila kita lihat  yang sangat memprihatinkan lagi, warga yang lebih memilih menyeberang ke Batamindo dengan jalan biasa akhirnya dengan sengaja merusak pagar pembatas besi yang ada disepanjang jalan didepan Batamindo.(red, Zonacybernews )

Redaksi

About the Author: Redaksi

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *