Kerjasama Tanjungpinang – Singapore Disambut Positif

view

Kerjasama
antara Pemerintah Kota Tanjungpinang dengan negara tetangga Singapura disambut
hangat oleh Kedutaan Besar Indonesia Singapura, Menteri Lingkungan Hidup dan
sumber daya air Singapura Dr. Vivian Balaikrishnan dan Pengusaha Melayu Singapura
Adam Satria pada Minggu (24/2) di gedung Singapore Power Club.

Acara tersebut
dihadiri oleh Wakil Walikota Tanjungpinang H. Syahrul, S.Pd didampingi Ketua
BUMD Provinsi Kepri Syahrial, SE dan Ketua BUMD Kota Tanjungpinang Eva Amelia,
serta ketua Belia DMDI Provindi Kepri
Awal
kegiatan dimulai dengan convoi menggunakan motor marhall carity rider dari
gelang street menuju gedung Singapore Power Club  dengan jarak tempuh 20 km dalam acara
kumpulan-kumpulan pemuda unjuk kredibilitas dan pengumpulan sumbangan untuk
panti jompo.

Syahrul mengendarai motor besar tersebut bersama rombongan sambil
menikmati keindahan kota Singapura.
Menurut
Syahrul,  kehadirannya ke Singapura dalam
rangka memenuhi undangan pemerintah Singapura pada perayaan Cap Goh Me
sekaligus kerjasama usah kecil dan menegah serta tekhnologi tepat guna. “Kunjungan
kerja ini untuk meningkatkan hubungan silaturahmi dengan Kedubes RI di
Singapura agar nantinya Tanjungpinang lebih mudah menembus pasar Singapura, dan
mereka sangat menyambut baik kerjasama tersebut,” ujarnya.
Kata
Syahrul, Pemko Tanjungpinang ingin memasarkan produk makanan dari usaha kecil
yang ada seperti kerupuk gonggong, keripik tempe, bilis gulung, bilis, kue
kering dan makanan ringan lainnya.

Pada saat kunjungan, makanan olahan tersebut
semua dibawa ke Singapura untuk memperkenalkan jenis produk dan cita rasa .
Pengusaha
Singapura sangat menyambut positif berbagai produk makananyang ditawarkan  tersebut, namun mereka meminta agar kemasan
dibuat lebih menarik, dengan lebel halal dan izin usaha sesuai ketentuan yang
berlaku. Dalam waktu dekat kata Syahrul, pengusaha Singapura akan berkunjung ke
Tanjungpinang menindak lanjuti kerjasama tersebut.
Rombongan
yang dipimpin Syahrul ini juga tertarik terhadap tekhnologi tepat guna yang
dipakai Singapura dalam hal pengolahan limbah. “Meskipun Singapura punya
wilayah cukup kecil, tetapi sistem pengolahan limbah sangat baik, ini yang
perlu kita contoh”, ujarnya.(Ad)

Redaksi

About the Author: Redaksi

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *