banner iklan Pemerintah Kabupaten Bintan

Trotoar Untuk Pejalan Kaki Menjadi Taman Bunga Permanen.

TROTOAR YANG BERADA DI JALAN PONEGORO MENJADI TAMAN BUNGA PERMANEN

TANJUNGPINANG- Alih fungsi Trotoar di jalan Ponegoro   Kota Tanjungpinang,Propinsi Kepri ,menjadi taman bunga permanen ,sehingga menjadi  sorotan warga Kota Tanjungpinang.

Pasalnya para pejalan kaki seringkali terpaksa menggunakan badan jalan karena trotoar yang semestinya untuk mereka menjadi taman bunga permanen. ”Padahal, risikonya cukup tinggi kalau  berjalan di bahu jalan. Bisa  disenggol oleh mobil atau motor,”terang Hamid kepada beritatanjungpinang.com,Senin (11/3/2019).

Menurut Hamid , demi keselamatan pejalan kaki , Pemko Tanjungpinang melalui dinas terkait  perlu segera mencari solusi.

Dan taman bunga permanen tersebut, dibongkar saja .Siapa yang akan bertanggungjawab? bila masyarakat tersenggol kendaraan yang melintas nantinya,”tegas Hamid.

Diketahui, fungsi trotoar merupakan hak pejalan kaki yang telah disebut dalam Pasal 131 ayat (1) UU LLAJ. Artinya, trotoar diperuntukkan bagi pejalan kaki, bukan pribadi  untuk instansi lainnya.

Ada 2 (dua) macam sanksi yang dapat dikenakan pada orang yang menggunakan trotoar sebagai milik pribadi dan mengganggu pejalan kaki:

1.    Ancaman pidana bagi setiap orang yang mengakibatkan gangguan pada  fungsi  perlengkapan jalan adalah dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun atau denda paling banyak Rp24.000.000,00 (dua puluh empat juta rupiah) (Pasal 274 ayat (2) UU  LLAJ); atau

2.    Setiap orang yang melakukan perbuatan yang mengakibatkan gangguan pada fungsi Rambu Lalu Lintas, Marka Jalan, Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas,fasilitas Pejalan Kaki, dan alat pengaman Pengguna Jalan, dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah) (Pasal 275 ayat (1) UU LLAJ ).

Sungguh aneh yang dilakukan Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Pemakaman (DKPP ) Kota Tanjungpinang ini. (Cak Mat)

 

 

Share this post:

Recent Posts

Leave a Comment

*

code