banner iklan Pemerintah Kabupaten Bintan

Menkominfo Antisipasi Kampanye di Medsos Saat Masa Tenang

Menkominfo Rudiantara memberikan pemaparan saat menjadi pembicara utama dalam acara ISIPOL Talk (I-Talk) bertajuk “The Age of Digital Literacy: Opportunities and Challenges” di FISIP Universitas Gadjah Mada, Sleman, DI Yogyakarta, Sabtu (23/2/2019). Dalam acara yang menjadi bentuk dukungan terhadap pendidikan literasi digital kepada mahasiswa itu Menteri Rudiantara memberikan pemaparan mengenai peluang dan tantangan era digital serta berbagai program yang dilakukan pemerintah khususnya Kominfo dalam menghadapi era digital. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/wsj.

Sleman, – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara berupaya mengantisipasi munculnya konten kampanye yang melanggar UU ITE di media sosial (medsos) saat masa tenang kampanye Pemilu, 14 -16 April 2019.

“Kalau akunnya akun yang resmi terdaftar, itu KPU dan Bawaslu mengawasi terus-menerus,” kata Rudiantara di Museum Dirgantara Mandala TNI AU, Sleman, Yogyakarta (27/3/2019).

“Di luar itu, sejauh itu melanggar UU ITE, Kominfo bisa menangani itu. Dan kami bisa masuk selama melanggar UU ITE,” imbuh Rudiantara.

Kemkominfo, kata Rudiantara, juga telah meminta platform media sosial seperti facebook, instagram, dan twitter, untuk pro aktif melakukan penyaringan konten dari akun-akun saat masa tenang, terutama konten hoax.

“Setiap saat kita mintakan ke meraka agar koordinasi dan pro aktif. Mungkin di negara lain yang ini tidak melanggar aturan, tapi ini di Indonesia, kita harus terapkan kedaulatan di Indonesia,” ujar Rudiantara.

Sebelumnya, Kemkominfo sempat membahas soal masa tenang di media sosial. Menurut Kemkominfo yang dibatasi adalah penayangan iklan dan kampanye, sedangkan percakapan masyarakat pengguna medsos tak dilarang.

Aichi Halik / AHL
Sumber: BeritaSatu TV

Share this post:

Recent Posts

Leave a Comment

*

code