banner iklan Pemerintah Kabupaten Bintan

Ini Identitas Dua Anggota KKB yang Ditembak Mati

Jakarta — Kapolda Papua Irjen Martuani Sormin mengatakan jika penembakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Purom Wenda di Lanny Jaya Sabtu (3/11) adalah rentetan dari insiden sebelumnya.

Seharim sebelumnya kelompok ini menembak mati tukang ojek bernama Yanmar. Menindaklanjuti peristiwa ini Kapolres bersama Sekda Lanny Jaya dan anggota TNI serta didampingi tokoh agama mendatangi tempat kejadian perkara di Popome untuk mengevakuasi jenazah.

“Kapolres dan rombongan ditembaki dan tidak diizinkan mengambil jenazah. Mereka meminta harus bupati yang datang untuk mengambilnya,” kata Martuani saat dihubungi Beritasatu.com Senin (5/11).

Mendapat laporan seperti itu Martuani memerintahkan anggotanya untuk kembali karena malam hari dan tidak menguasai medan.

Pagi harinya, Sabtu 3 November, kapolres bersama anggota TNI kembali untuk mengevakuasi jenazah dan terjadilah kontak tembak yang mengakibatkan dua anggota KKB meninggal dunia.

“Mereka adalah Kulomabuk Wenda dan Bininggalok Wenda. Disita dua pucuk senjata organik dan ratusan butir peluru,” imbuhnya.

Salah satu jenis senjata pelaku adalah SST. Ini adalah senjata organik Polres Tolikara yang dirampas dari anggota yang meninggal dunia.

Sementara satu pucuk lagi adalah US carabine milik Polsek Pirime yang dirampas oleh KKB pascapenyerangan tahun 2012.

“Situasi di Popome dan Lanny Jaya masih aman terkendali dan Polres akan menindak pelaku penembakan terhadap tukang ojek,” urainya.

Farouk Arnaz / FMB

Share this post:

Recent Posts

Leave a Comment

*

code