banner iklan Pemerintah Kabupaten Bintan

Jangan Membuli dan Menjelelekkan Teman Sendiri

 Tanjungpinang- Membuli dan menjelekkan teman sendiri merupakan sifat buruk yang tidak boleh dilakukan karena dapat berdampak negativ. Hal tersebut disampaikan oleh Andalan Kwartir Daerah Provinsi Kepri Muhammad Syukri, SP, M.Si dihadapan 29 orang anggota pramuka Saka Taruna Bumi bertempat di perkemahan Jum’at -Sabtu, kebun Koleksi Tanjung Lanjut, Sabtu (3/3).
Membuli dan menjelekkan  teman sendiri tidak boleh dilakukan karena merupakan sifat buruk yang harus dijauhi. ” kita tidak boleh membuli teman dan menjelek-jelekkan teman kita sendiri, karena banyak sekali efek negativ yang bisa timbul yang berpengaruh secara psikologi dan berpengaruh pula kepada lingkungan, baik yang dibuli maupun yang membuli.” Kalau ada temannya yang salah jangan ditertawakan, karena setiap kita pasti punya kelebihan dan setiap kita juga punya kekurangan, tidak ada manusia yang sempurna dan kita semua adalah saudara”, ujar Syukri ketika memberikan motivasi kepada anggota Saka Taruna Bumi.
Presiden Joko Widodo juga telah  memberikan ketegasan melarang anak-anak Indonesia melakukan buli, disampaikannya pada peringatan Hari Anak Nasional di Pekan Baru 2017 lalu,
 karena anak yang dibuli bisa depresi bahkan bunuh diri, selain itu buli dapat membahayakan generasi muda dan menghambat pembangunan bangsa.
 ‎
Lebih lanjut dikatakakannya, beri kesempatan untuk semua rekan-rekanya tampil dan tidak boleh yang tampil orangnya itu-itu saja karena yang lain juga harus bisa berkembang, pramuka itu serba bisa.Ia juga berharap Saka Taruna Bumi yang berada dibawah naungan Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan ini dapat terus berkiprah untuk pengembangan peternakan, perikanan, holtikultura dan lainnya yang ada pada krida di Saka Taruna Bumi.
Sementara itu,
Pengukuhan anggota Saka Taruna Bumi angkatan pertama dan Pelantikan dewan saka taruna bumi masa bakti 2018-2020
Dilaksanakan oleh ketua pimpinan Saka Taruna Bumi Hamerudin Sp. MSi . berlangsung penuh hikmat yang dilaksanakan pukul 00.00 wib dini hari usai renungan suci yang terangi sinar bulan purnama.
Ia berharap para anggota yang sudah bergabung dapat mengajak rekan-rekannya yang lain untuk belajar dan  mengembangkan pertanian dalam arti luas. Selain itu juga ia mengingatkan agar anggota Pramuka mengamalkan Dasa Dharma Pramuka. Sepuluh isi dasa Dharma tersebut adalah taqwa kepada tuhan yang maha esa, cinta alam dan kasih sayang sesama manusia, patriot yang sopan dan kesatria, patuh dan suka bermusyawarah, rela menolong dan tabah, rajin terampil dan gembira, hemat cermat dan bersahaja, disiplin berani dan setia, bertanggung jawab dan dapat dipercaya, suci dalam fikiran, perkataan dan perbuatan.
Pada pagi sabtu seluruh anggota pramuka mengitari bukit manuk menelusi jalan yang sudah dibangun untuk jogging track. Dari atas puncak bukit manuk mereka menikmati udara segar dan pemandangan alam Tanjungpinang yang begitu indahnya. Seluruh anggota pramuka tampak gembira, meskipun pada jurit malam mereka sempat disuruh bernyanyi dan membuat pusi serta membacakannya langsung dengan berbagai ekspresi penuh keceriaan ditengah dingin dan heningnya malam.

Share this post:

Recent Posts

Leave a Comment

*

code