banner iklan Pemerintah Kabupaten Bintan

Pj. Wali Kota dan Kapolres Ajak Masyarakat Wujudkan Pilkada Damai di Kota Tanjungpinang

 Tanjungpinang- Kehadiran Penjabat (Pj) Wali Kota Tanjungpinang bertatap muka dan bersilaturahim secara langsung dengan Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Panwaslu, KPU, LAM, dan Kepolisian membawa kesen tersendiri bagi peserta yang hadir pada kegiatan Tatap Muka dan Silaturahim Kamtibmas dalam rangka Pemilukada Damai Kota Tanjungpinang 2018, yang di gelar Polres Tanjungpinang, di Rupatama Mapolres Tanjungpinang, Kamis (8/8).
Pj. Wali Kota Tanjungpinang, Drs. Raja Ariza, MM, menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kapolres Tanjungpinang yang telah menginisiasi kegiatan dalam rangka menjaga pilkada berjalan aman, tertib dan lancar.
” Terimakasih buat Kapolres yang telah berusaha penuh, supaya kita bisa bersembang-sembang dan berkumpul bersama dengan masyarakat. Saya yakin pelaksanaan Pilkada di Kota Tanjungpinang Kepulauan Riau akan berlangsung dengan penuh rasa kekeluargaan, silaturahim dan kebersamaan yang kuat “, ujarnya.
Dikatakan Pj. Wali Kota, saya diberi amanah menjadi Pj. Wali Kota 9 bulan atau Wali songo, candanya, untuk mefasilitasi terselenggaranya Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang dengan penuh rasa damai, kebersamaan dan silaturahim. Kita punya tugas bersama mengantarkan pasangan calon (paslon) untuk menjadi pemimpin Kota Tanjungpinang 5 tahun mendatang.
Dia menuturkan, TNI dan Polri tidak memiliki hak suara, karena TNI bersama Polri memfokuskan diri pada pengamanan, berbeda dengan ASN, meski harus menjaga netralitas, tetapi punya hak pilih. Untuk itu, Pj. Wali Kota mengingatkan agar hak pilih yang kita milki di simpan dalam hati, gunakan hak pilih itu saat berada di bilik suara,” pesannya.
Saya percaya, sambung Pj. Wali Kota, 4 pilar kebangsaan, yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika, sudah teruji, sebab meski kita berbeda suku, agama, ras, bahasa dan budaya, tetapi tetap memiliki satu kesatuan, karena itu, saya percaya, meski pilihan kita berbeda-beda, kita bisa saling menghargai perbedaan itu, sehingga momen pilkada tidak membuat terputusnya tali silaturahim, kebersamaan dan kekeluargaan sesama kita.
” Mari kita wujudkan pilkada damai di Kota Tanjungpinang, kami tetap netral dan tegas. Mohon doanya, agar saya (Pj. Wali Kota) bersama Kapolres dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya “, ujar dia.
Sebelumnya Kapolres Tanjungpinang, AKBP Ardiyanto Tedjo Baskoro, SIK, SH, MH, mengajak masyarakat semakin cerdas dalam menerima dan menanggapi isu-isu jelang Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang mendatang, terutama terhadap informasi yang dapat menimbulkan konflik sosial di masyarakat.
” Kota Tanjungpinang merupakan primadona dalam penyelenggaraan pilkada serentak, karena satu-satunya Kota di Provinsi Kepri yang menyelenggarakan Pilkada, disini fungsi Polres sebagai pengamanan. Untuk itu, saya perlu dukungan dan peryataan sikap dari semua pihak, agar Pilwako di Kota Tanjungpinang dapat berjalan aman dan damai, ” ajaknya.
Dari pengakuan rekan-rekan Kepolisian yang datang ke Kota Tanjungpinang, kata Kapolres, situasi Pilkada di Kota Tanjungpinang aman dan damai, bahkan luar biasa, karena nuansa pilwako tidak terasa. Situasi inilah yang harus tetap kita pertahankan dan jaga bersama. Saya minta kepada rekan-rekan semua, jangan sampai situasi yang sudah damai ini, jadi tidak aman lagi.
” Kewajiban kami tetap konsen pada penjagaan keamanan di Pilkada 2018, dan Polri tetap profesional, proposional dan netral. Karena itu, saya titip diri pada para tokoh agama, tolong pelaksanaan pilkada dijaga dengan aman, kendalikan umat masing-masing, jangan sampai ada kampanye di tempat ibadah, begitu juga dengan KPU dan Panwaslu, saya minta tetap jaga pelaksanaan pilwako ini tetap aman, damai dan lancar “, tegasnya.
Satu lagi yang perlu di ingat, sambungnya, hati-hati menggunakan media sosial, bijak dan cerdaslah dalam menggunakan media sosial, jaga etika dan bahasa, karena jarimu adalah harimaumu,” tambah Kapolres.
Kapolres menerangkan, saat ini, Polres Tanjungpinang sudah memiliki sistem keamanan yang bisa di dowload di ponsel pintar melalui aplikasi smart alarm system. Sistem aplikasi ini berfungsi sebagai alat diri dan lingkungan, jadi setiap kejadian bisa langsung di laporkan ke Polres. Sistem ini dibuat guna membantu dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya
Dalam acara ini, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, KPU, Panwaslu, Ketua LAM, Kemenang Kota Tanjungpinang, FKUB, dan peserta yang hadir, siap mendukung sikap terhadap pelaksanaan tugas TNI-Polri dalam mengawal dan mengamankan Pilwako 2018 di Kota Tanjungpinang dengan cara membacakan pernyataan sikap dan menandatanginya sebagai wujud keseriusan dalam menciptakan pemilukada damai 2018.*(Humas)

Share this post:

Recent Posts

Leave a Comment

*

code