banner iklan Pemerintah Kabupaten Bintan

“MIRIS”PEDAGANG ASONGAN ,MENCIPTAKAN LAPANGAN KERJA SENDIRI,MALAH TERBENTUR “ATURAN”

FOTO:ISTIMEWA

TANJUNGPINANG- Pedagang asongan yang biasa mangkal di sekitar Taman Boenda , kini resah. Sebab, mereka dilarang berjualan di area tersebut dengan alasan mengganggu ketertiban umum dan keberadaan mereka tidak sesuai peruntukan.

Benarkah demikian?

”Kami bukan penjahat. Kami bukan preman. Kami hanya mencoba mencari nafkah dengan cara halal,” demikian ungkap salah seorang  pedagagan asongan menjual barang secara didorong di areal Taman Boenda.”papar kepada beritatanjungpinang,Jum,at (23/2/2018).

 

Ia menambahkan ,lihat mas saya sekarang menjajahkan dagangan saya pakai kantong kresek untuk berdagang ,gimana lagi mas untuk kebutuhan hidup.

 

Salah satu pengunjung bernama Santi yang ditemuai oleh media ini mengatakan , saya tidak mempersoalkan keberadaan pedagang, dan malah justru mengurangi pengangguran. ”Dengan adanya pedagang, kami tak perlu jauh-jauh cari jajanan,” papar Santi

 

 

 

Share this post:

Recent Posts

Leave a Comment

*

code